Cara Memelihara Burung Hanti di Rumah dengan Benar

bosburung.com – Burung hantu adalah salah satu jenis hewan yang memiliki daya Tarik tersendiri, jika ingin memelihara burung ini kalian harus memperhatikan beberapa hal terkait dengan cara memlihara burung hantu di rumah. Hal ini disebabkan karena burung hantu adalah bukan burung biasa yang ada di sekitaran kita, karena begitu mereka harus memiliki perawatan khusus agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Sebab, jika tidak, maka akan stres yang bisa menyebabkan mereka mati.

Simak artikel ini untuk mengetahui berbagai cara memelihara burung hantu di rumah. Akan tetapi, sebelum memutuskan untuk memelihara burung hantu, harus memilih jenis burung hantu yang cocok untuk dipelihara. Sebab, tidak semua jenis burung hantu bisa dijadikan hewan peliharaan, apalagi ada beberapa jenis yang termasuk dalam satwa yang dilindungi. Berikut ini adalah beberapa cara memelihara burung hantu di rumah agar tumbuh dengan baik.

1. Rawat dari Kecil

Untuk memelihara burung hantu, sangat disarankan untuk mulai merawat mereka dari masih anakan. Hal tersebut disebabkan saat masih anakan, mereka cenderung belum agresif karena pada dasarnya burung hantu adalah predator. https://bosburung.com/

2. Berikan Tempat Bertengger

Burung hantu tidak suka ditaruh dalam sangkar atau kandang karena akan membuat mereka stres. Mereka lebih senang bertengger di tempat terbuka, seperti ranting atau tiang kayu.

3. Beri Pakan yang Cukup

Burung hantu adalah hewan karnivora yang memakan daging-dagingan, seperti tikus, ayam, ikan, dan serangga, seperti jangkrik atau ulat. Pakan harus diberikan sesuai dengan ukuran dan kebutuhan burung hantu.

Baca Juga : FAKTA MENARIK & UNIK TENTANG BURUNG MERPATI

4. Hindari Kontak Langsung dengan Matahari

Burung hantu adalah hewan nokturnal yang aktif di malam hari dan beristirahat di siang hari. Mereka tidak tahan dengan sinar matahari yang terlalu terik. Jika terpapar matahari terlalu lama, burung hantu bisa mengalami dehidrasi, kepanasan, atau bahkan mati.

5. Sediakan Tempat Gelap

Burung hantu membutuhkan tempat yang gelap untuk beristirahat di siang hari. Tempat yang gelap akan membuat mereka merasa aman dan nyaman. Tempat yang gelap bisa berupa kotak kayu, karung, atau kain yang ditutup rapat.

Fakta Menarik & Unik Tentang Burung Merpati

bosburung.com – Burung merpati merupakan salah satu jenis burung sudah dikenal lama sangat akrab dengan manusia. Selain dipelihara sebagai burung peliharaan kesayangan, burung merpati juga bisa dijadikan hewan ternak hias ataupun diikut sertakan dalam perlombaan seperti balap dan lainnya. Tidak hanya sebatas itu saja, burung merpati ini juga dikenal sebagai lambang perdamaian dan kesetiaan loh?! Nah kali ini kami akan memberikan beberapa fakta menarik & unik tentang burung merpati ini yang pastinya dikenal semua orang, dan berikut ini beberapa ulasannya yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber terpercaya.

Merpati Bisa Mengerti Ruang dan Waktu

Burung merpati mengerti konsep lamanya waktu dan lingkungan sekitar mereka dan hal tersebut sudah dibuktikan dari hasil penelitian oleh Current Biology pada tahun 2017. Mereka akan tahu berapa lama mereka sudah terbang dan mengerti tempat yang sebelumnya pernah ia kunjungi. Hal ini karena cara kerja otak merpati di bagian otak korteks parietal hampir mirip dengan manusia dan primata. Oleh karena itu, sejak 3000 sebelum masehi, burung merpati sudah dimanfaatkan sebagai pembawa pesan. Bahkan mengantar pesan yang jaraknya jauh pun tidak masalah bagi merpati karena mereka pasti bisa kembali lagi.

Baca Juga : FAKTA MENARIK SEPUTAR BURUNG KASUARI

Merpati Hanya Punya Satu Pasangan

Merpati jadi salah satu hewan yang hanya kawin satu kali dengan merpati lainnya seumur hidup mereka. Mereka akan hidup bersama sepanjang hidup mereka. Jadi, ketika musim kawin tiba, mereka akan memilih pasangan dan kawin untuk berkembang biak. Lalu, ketika induk merpati sudah waktunya bertelur, pasangan merpati akan membuat sarang bersama. Merpati betina bisa menelurkan sebanyak dua butir telur, telur tersebut nantinya akan dierami secara bergantian oleh merpati betina dan merpati jantan. Telur merpati pun akan menetas jika usianya sudah 17 atau 19 hari dan anak merpati akan bergantung selama 6 bulan untuk mendapatkan makanan dari kedua orang tuanya.

Habitat Burung Merpati

Pernahkah teman-teman melihat burung merpati liar atau dipelihara oleh manusia? Kira-kira burung merpati bisa hidup di habitat seperti apa, ya? Burung merpati bisa teman-teman temukan di seluruh dunia, kok. Jadi, burung merpati adalah burung yang cukup tangguh dan bisa hidup di mana saja. Burung merpati bisa kita temukan di perkotaan, pedesaan, hutan, pesisir pantai, rawa-rawa, dan lain-lain keculai di daerah yang terlalu dingin seperti Antartika dan daerah terlalu kering seperti di gurun. Nah, itulah fakta-fakta unik dari burung merpati yang sering kita lihat. Mulai dari fakta masa hidup mereka sampai habitatnya.

Temukan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung peliharaan paling update hanya di https://bosburung.com/ .

Beberapa Burung Merpati Adalah Veteran Perang

Selanjutnya, fakta menarik burung merpati adalah veteran perang. Selama abad ke-20, sudah umum bagi negara-negara untuk memiliki kawanan merpati pos guna keperluan militer. Burung merpati dapat dengan cepat menyampaikan pesan penting antara pangkalan atau melintasi garis musuh. Burung merpati dikreditkan dengan menyelamatkan ribuan nyawa melalui informasi yang mereka sampaikan dengan rajin. Seekor burung merpati bernama G.I. Joe menyelamatkan pasukan Inggris dari pengeboman dengan waktu lima menit tersisa. Burung merpati lainnya, Cher Ami, menyampaikan total 12 pesan penting untuk militer Amerika Serikat selama Perang Dunia I. Pada misi terakhirnya, Cher Ami tertembak di dada dan masih berhasil terbang selama 25 menit untuk menyelesaikan misinya serta menyelamatkan nyawa 194 tentara yang terdampar.

Nah itulah dia beberapa hal menarik dan unik seputar burung merpati yang mungkin masih belum diketahui sebagian besar orang. Semoga dengan adanya artikel kali bisa memberikan informasi baru seputar dunia burung peliharaan.

Fakta Menarik Seputar Burung Kasuari

bosburung.com – Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang dimilikinya dan termasuk juga pada keanekaragaman burung yang ada didalamnya. Indonesia memiliki banyak sekali jenis burung dan bahkan hampir menyentuh 1.700 jenis yang tersebar diseluruh Indonesia. Salah satu burung endemik khas Indonesia yang terkenal karena keindahan dan keunikannya adalah burung kasuari dan kali ini kami akan memberikan beberapa fakta menarik seputar burung kasuari yang menjadi burung terbesar kedua didunia.

Fakta Menarik Seputar Burung Kasuari

Burung kasuari memiliki cara yang unik untuk bisa bertahan hidup dihabitatnya yang kaya akan sumber daya alam. Namun, mereka juga merupakan spesies yang rentan dan terancam punah oleh perburuan liar dan kerusakan habitat alaminya. Oleh karena itu, perlu kesadaran penuh akan pentingnya melindungi dan melestarikan spesies ini agar bisa bertahan hidup dialam liarnya. Berikut ini fakta menarik seputar burung kasuari.

Baca Juga : JENIS MAKANAN TERBAIK BAGI BURUNG AGAR TIDAK MUDAH SAKIT

Burung Kasuari Dapat Tumbuh Tinggi dan Besar

Burung kasuari dapat tumbuh hingga tinggi sekitar 1,5-1,8 meter dan memiliki berat tubuh antara 30-70 kg tergantung pada spesiesnya. Burung ini adalah salah satu burung terbesar di dunia dan hanya kalah ukuran dari burung unta dan burung bangau Goliath. Burung kasuari juga memiliki sayap yang kecil, yang nggak memungkinkan mereka terbang, namun mereka memiliki kemampuan lari yang sangat cepat. Memiliki tinggi maksimal kurang lebih hingga 1,8 meter dikarenakan mereka adalah bagian dari keluarga burung ratites, yang juga mencakup burung unta, emu, dan rhea. Burung-burung ini telah berevolusi untuk hidup di lingkungan yang berbeda-beda, di mana mereka perlu beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berbeda pula.

Salah satu cara adaptasi burung kasuari adalah dengan ukuran tubuhnya yang besar. Ukuran tubuh yang besar ini memungkinkan burung kasuari untuk mempertahankan suhu tubuh mereka di lingkungan yang relatif dingin. Selain itu, ukuran tubuh yang besar ini juga memungkinkan burung kasuari untuk mendapatkan makanan dengan cara mencari buah-buahan yang berada di pohon-pohon tinggi. Ukuran tubuh yang besar juga membuat burung kasuari menjadi lebih berkuasa dalam pertarungan dengan predator, seperti anjing liar dan buaya, sehingga memungkinkan mereka untuk melindungi diri dan anak-anaknya. Oleh karena itu, ukuran tubuh yang besar adalah salah satu bentuk adaptasi yang membantu burung kasuari bertahan hidup di lingkungan yang keras dan beragam.

Temukan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung paling update dari dalam maupun luar negeri hanya di https://bosburung.com/ .

Kasuari Memiliki Bulu Hitam Tebal dengan Leher dan Kepala yang Nggak Berbulu

kasuari memiliki ciri khas bulu hitam tebal yang melapisi seluruh tubuhnya, kecuali leher dan kepala yang nggak berbulu. Kepala dan leher kasuari memiliki warna yang berbeda-beda tergantung pada spesiesnya. Selain itu, kasuari memiliki sayap yang sangat kecil yang tertutup oleh bulu-bulu halus dan kaki yang kuat dan panjang yang digunakan untuk berlari dengan cepat di hutan dan berenang di sungai.

Dalam lingkungan hutan, kasuari rentan diserang oleh predator seperti harimau dan ular besar. Kepala dan leher yang nggak berbulu membuat predator sulit memegang dan menyerang bagian sensitif dari tubuh kasuari. Lingkungan di mana kasuari hidup cenderung lembap dan panas. Kepala dan leher yang nggak berbulu membantu mengatur suhu tubuh kasuari dan mencegah overheating.

Itulah sebagian kecil fakta menarik seputar burung kasuari yang merupakan salah satu burung endemik khas Indonesia dan menjadi burung terbesar kedua di dunia. Semoga dengan adanya artikel kali ini bisa memberikan informasi tambahan seputar dunia burung.

Jenis Makanan Terbaik Bagi Burung Agar Tidak Mudah Sakit

bosburung.com – Memelihara burung peliharaan pastinya memerlukan perhatian lebih baik dari segi bibit, kandang lingkungan hidupnya hingga jenis makanan terbaik yang harus diberikan agar burung tetap dalam keadaan sehat. Bukan hanya memastikan burung tumbuh dan berkembang di lingkungan yang nyaman, tetapi kamu juga perlu untuk memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsinya. Pemberian jenis makanan yang tepat pada burung peliharaan dapat membantu untuk meningkatkan imunitas burung agar terhindar dari berbagai gangguan penyakit yang akan menyerangnya. Nah kali ini mimin bosburung akan memberikan info seputar jenis makanan terbaik bagi burung agar agar tidak mudah sakit yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber terpercaya dan para ahli dalam dunia burung.

Jenis Makanan Untuk Meningkatkan Imunitas Burung Peliharaan

Banyak persiapan yang perlu kamu lakukan saat memutuskan untuk memelihara seekor burung. Memelihara burung akan membuat kamu merasakan tantangan dan pengalaman berbeda dengan memelihara anjing maupun kucing. Cara memandikan hingga pemberian makan perlu kamu pelajari dengan tepat agar burung peliharaan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.

Baca Juga : TIPS MEMELIHARA BURUNG PERKUTUT BAGI PEMULA

Jika saat ini kamu memiliki burung yang sedang kurang sehat, selain berkonsultasi dengan dokter hewan, kamu juga bisa membantu tingkatkan imunitas burung peliharaan dengan asupan makanan yang tepat. Dengan begitu, kesehatan burung peliharaan akan lebih cepat pulih sehingga ia dapat kembali sehat. Berikut ini makanan yang bisa membantu tingkatkan imunitas burung peliharaan:

Buah Jeruk

Bukan hanya bermanfaat bagi manusia, nyatanya buah jeruk juga memiliki banyak manfaat bagi hewan peliharaan kamu, salah satunya burung. Kandungan vitamin C dalam buah jeruk dinilai mampu meningkatkan imunitas burung peliharaan menjadi lebih baik.

Bahkan, vitamin C dinilai mampu membuat virus dan bakteri lebih sulit menyerang sel tubuh burung. Ini karena kandungan vitamin C yang dikonsumsi mampu meningkatkan produksi sel darah putih yang bisa mencegah infeksi pada burung. Berikan buah jeruk sebagai makanan selingan dalam jumlah yang cukup. Terlalu banyak memberikan buah jeruk bisa meningkatkan risiko gangguan pada sistem pencernaan burung peliharaan.

Temukan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung peliharaan paling update hanya di https://bosburung.com/ .

Biji Bunga Matahari

Tidak ada salahnya untuk mencoba memberikan biji bunga matahari sebagai makanan bagi burung peliharaan. Biji bunga matahari memiliki kandungan vitamin E yang cukup tinggi yang bisa digunakan oleh hewan peliharaan untuk membangun antibodi dan sel tubuh yang lebih optimal.

Namun, pastikan kamu memberikan biji bunga matahari dalam jumlah yang tepat. Meskipun baik untuk imunitas burung, tetapi makanan ini memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Pada beberapa jenis burung, seperti kakatua, berlebihan dalam mengonsumsi biji bunga matahari dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan.

Wortel

Wortel merupakan salah satu sayuran yang mengandung betakaroten cukup tinggi. Kandungan ini memiliki manfaat untuk meningkatkan penglihatan, meningkatkan sirkulasi, hingga fungsi jantung. Manfaat inilah yang juga akan dirasakan oleh burung peliharaan kamu jika rutin mengonsumsi wortel. Jadi, jangan ragu untuk memberikan wortel segar untuk makanan camilan bagi burung peliharaan.

Bayam

Sayuran hijau menjadi makanan tepat bagi burung agar imunitas tubuhnya semakin meningkat. Salah satu sayuran yang bisa kamu berikan adalah bayam. Kandungan vitamin A pada bayam membuat kesehatan burung menjadi lebih optimal.

Itulah dia beberapa jenis makanan terbaik untuk meningkatkan imunitas burung peliharaan kita agar tidak mudah terserang penyakit. Semoga dengan adanya artikel kali bisa memberikan informasi tambahan dan pengetahuan baru didunia burung peliharaan yang belum kamu ketahui.

Tips Memelihara Burung Perkutut Bagi Pemula

bosburung.com – Burung perkutut merupakan jenis burung yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara dan termasuk banyak populasinya di Indonesia. Burung jenis ini memiliki tubuh yang berukuran sedang, sekitar 20-25 cm, dengan warna bulu keabu-abuan dan juga bergaris hitam. Di Indonesia sendiri, burung perkutut ini merupakan burung yang sangat populer dan sudah menjadi salah satu hewan peliharaan sejak dahulu. Banyak orang yang tertarik memelihara burung ini karena suara kicauannya yang merdu dan menenangkan.

Burung perkutut juga merupakan burung yang relatif mudah dalam hal perawatannya, sehingga membuat burung satu ini cocok untuk para pemula. Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah tips memelihara burung perkutut bagi pemula yang bisa membantu bagi kamu yang ingin memelihara burung peliharaan.

Memilih Burung Perkutut yang Sehat

Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum merawat burung perkutut adalah dengan memilih burung perkutut yang sehat. Burung perkutut yang sehat biasanya memiliki ciri berupa bulu yang rapi dan bersih, matanya tampak cerah, paruh bersih dan tidak memiliki bekas maupun luka. Kemuian pada bagian kakinnya nampak kuat dan tidak ada cacat dan terakhir pastinya terlihat aktif.

Baca Juga : TIPS MERAWAT BURUNG KACER AGAR BERBUNYI INDAH

Memberikan Sangkar yang Nyaman

Cara merawat burung perkutut bagi pemula yang selanjutnya yakni dengan memilih sangkar yang nyaman bagi burung itu sendiri. Sangkar sendiri merupakan tempat tinggal burung perkutut peliharaan kita. Oleh karena itu, penting untuk memberikan sangkar yang nyaman bagi burung perkutut yang kamu pelihara. Sangkar burung perkutut harus berukuran cukup besar agar burung perkutut dapat bergerak dengan leluasa. Sangkar ini juga harus bersih dan kering agar burung perkutut tidak mudah terserang dan mengalami sakit.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung peliharaan hanya di https://bosburung.com/ .

Memberikan Pakan yang Bergizi

Tips selanjutnya dalam memelihara burung perkutut bagi pemula adalah hal yang sewajibnya diperhatikan pakan kepada burung perkutut yang dipelihara. Pakan ini merupakan salah satu terpenting dalam merawat burung perkutut. Agar burung perkutut dapat tumbuh dan berkembanga dengan baik kamu perlu memberikan pakan yang bergizi. Pakan burung perkutut terdiri dari dua jenis, yaitu pakan utama dan pakan tambahan.

Untuk pakan utama burung perkutut kamu bisa memberikan milet mix buatan pabrik yang dapat kamu beli ditoko burung. Milet ini merupakan jenis biji-bijian yang kaya akan nutrisi. Kemudian, untuk pakan tambahan burung perkutut kamu bisa memberikan buah-buahan, sayuran dan vitamin.

Memberikan Air Minum yang Bersih

Selain makanan, air minum juga menjadi kebutuhan pokok burung perkutut. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memberikan air minum yang bersih dan terjamin bagi burung perkutut ini. Dan untuk menjaga kesehatannya juga kamu disarankan untuk mengganti air minum burung ini setiap hari agar tetap bersih dan segar.

Itulah dia beberapa tips merawat dan memelihara burung perkutut bagi pemula yang bisa kamu coba terapkan, dan semoga dengan adanya artikel kali ini bisa memberikan pengetahuan lebih tentang dunia hewan khususnya burung peliharaan.

Tips Merawat Burung Kacer Agar Berbunyi Indah

bosburung.com – Memilihara burung kacer tentunya bisa sangat menguntungkan dan menghasilkan penghasilan bagi kita. Jenis burung satu ini memiliki suara yang merdu untuk diikut sertakan dalam perlombaan dan bisa berkesempatan menang hadiah hingga jutaan rupiah karena memang burung ini sering diikut sertakan dalam perlombaan kicauan burung. Selain itu harga jual yang diberikan dalam menjual burung ini bisa tinggi jika kita merawatnya dengan baik. Perbedaan harga dari burung kacer ini bisa disebabkan beberapa faktor yang ada pada dirinya seperti misalnya jika burung bisa dan suka berkicau dengan suara yang lantang maka akan banyak diminati para pecinta burung. Selain itu, bulu yang bagus dan kelincahan dari si burung kacer ini juga menjadi faktor penentu bagi daya tarik burung kacer. Dan pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa tips merawat burung kacer agar berbunyi indah dan bisa menjadi ladang pendapatan bagimu.

Tips Merawat Burung Kacer

Burung kacer yang sehat tentunya harus dirawat dengan baik dan benar, nah mari sama-sama kita bahas cara merawat burung kacer dibawah ini.

Baca Juga : FAKTA MENARIK TENTANG BURUNG NURI YANG PUNYA WARNA CANTIK

Pemberian Makan

Adapun makanan yang bisa kamu berikan kepada burung kacer bisa bermacam-macam. Burung ini menyukai makanan seperti jangkrik, kroto, orong-orong, belalang, cacing tanah dan cacing hongkong. Adapun aturan dalam pemberian makan burung kacer ini supaya bisa menghasilkan suara yang merdu dan bulu yang indah adalah sebagai berikut.

  • Beri makan jangkrik 2-3 ekor pada pagi dan sore hari.
  • Beri ulat hongkong 1 sendik teh setiap hari.
  • Tambahkan asupan voer sebanyak 2 kali sehari.

Mandikan dan Jemur Burung Kacer

Memandikannya akan menjauhkan burung kacer ini dari stress dan jangan lupa untuk menjemurnya juga ataupun diangin-anginkan diluar ruangan selama kurang lebih 20 menit sebelum memandikannya. Pilih waktu dipagi hari saat udara masih segar. Lalu jemur burung pada matahari sebelum pukul 10.00 pagi.

Temukan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung peliharaan paling update hanya di https://bosburung.com/ .

Bersihkan Kandang

Kandang yang bersih akan membuat burung kacer merasa nyaman. Burungpun akan lebih rajin berkicau ditempat yang disukai. Selain itu, burung kacer milikmu pun akan terhindar dari bakteri dan jamur

Pemasteran

Untuk membuat kicau burung kacer lebih lantang, kamu perlu melatihnya setiap hari. Keluarkan burung kacer pada sore hari dan ajak dia untuk berkicau. Lakukan ini setiap hari dan bersabarlah diawal latihannya.

Tempat yang Tenang

Burung kacer lebih suka akan ketenangan dan jauh dari orang banyak, maka daripada itu menaruh kandang disudut rumah ataupun ruangan khusus yang jarang dilewati oleh banyak orang banyak akan membantu memberikan suasana tenang bagi burung kacer ini. Suasana tenang akan membuat burung kacer jauh dari stres dan lebih siap untuk diikut sertakan dalam perlombaan.

Itulah dia beberapa info menarik seputar burung kacer dan tips merawat burung ini agar nantinya siap untuk diajak lomba. Semoga dengan adanya artikel kali ini bisa berguna bagi kamu para pecinta burung.

Fakta Menarik Tentang Burung Nuri yang Punya Warna Cantik

Burung nuri merupakan salah satu jenis burung yang cukup populer. Burung ini banyak disukai karena memiliki warna bulu yang indah dan menawan. Selain itu, mereka juga memiliki kecerdikan yang cukup tinggi. Di dunia, burung ini memiliki lebih dari 360 spesies yang berbeda. Sayangnya, 100 spesies di antaranya saat ini sudah terancam punah. Burung nuri juga memilki fakta menarik yang mungkin belum semua dari kita mengetahui nya, berikut beberapa fakta menarik tentang Burung nuri :

1. Habitat Burung Nuri

Burung nuri tersebar di berbagai negara tropis dan subtropis, seperti Amerika Tengah dan Selatan, karibia, Afrika, Asia, India, Selandia Baru dan Australia. Di Indonesia, burung ini bisa ditemui di daerah Indonesia Timur, seperti Ambon, Kepulauan Maluku, dan Papua. Setiap harinya, mereka sangat suka menghabiskan waktu dengan bertengger di pohon yang tinggi dan besar.

Mereka pun membangun sarang di lubang pohon yang besar dan tinggi. Karena perambahan hutan liar, populasi dari burung jenis ini pun kian menurun. Tak heran jika di Indonesia, burung ini masuk dalam daftar hewan yang harus dilindungi bisa kalian cek di https://aromanailsspasoutheaston.com/

2. Makanan

Burung ini memiliki ciri khas tertentu, terutama pada paruhnya yang berbentuk bengkok. Paruh dengan morfologi demikian sangat berguna untuk memakan beberapa jenis makanan tertentu. Berikut ini beberapa deretan makanan burung nuri seperti dilansir dari berbagai sumber.

Pada dasarnya, burung nuri sangat menyukai buah-buahan dan biji-bijian. Salah satu buah favorit burung ini adalah buah apel. Buah-buahan dan biji-bijian mampu memberikan asupan antioksidan yang dibutuhkan oleh mereka. Dengan demikian, burung ini pun dapat tumbuh secara optimal.

3. Makan menggunakan kaki

Pada umumnya, burung memiliki kaki yang kuat untuk mencengkeram dahan atau pijakan lainnya. Namun, ada yang unik dari burung nuri. Mereka menggunakan satu kaki untuk memegang makanan, kemudian mereka pun mengangkatnya ke atas gar mudah digigit. Cara ini pun sangat mirip dengan cara manusia makan.

4. Bisa meniru suara

Mungkin Parents berpikir bahwa hanya burung kakatua saja yang bisa meniru suara di sekitarnya. Siapa sangka, burung nuri pun ternyata bisa melakukannya. Burung ini memiliki tingkat adaptasi yang sangat baik dan memiliki jiwa sosial yang cenderung tinggi. Oleh karena itu, mereka pun selalu mengikuti suara-suara di sekitarnya.

Baca Juga : TIPS MERAWAT BURUNG KENARI BAGI PARA PEMULA

Burung ini memang memiliki organ suara yang disebut srynx. Organ ini berada di dasar trakea dan berfungsi mengarahkan udara dengan cara tertentu sehingga menghasilkan suara tertentu.

5. Bisa berusia lebih dari 60 tahun

Burung nuri pun ternyata memiliki rentang usia yang cukup lama. Mereka bisa bertahan hidup hingga usia 60 tahun. Salah satu spesies yang bisa memiliki rentang usia tersebut adalah burung nuri African Grey. Selain itu, jenis Macaw bisa mencapai usia 25 hingga 50 tahun masa hidup.

6. Burung nuri hidup berpasangan

Burung ini pun cenderung monogami dan hidup secara berpasangan. Ketika mereka sudah berkumpul, biasanya mereka akan tetap bersama, bahkan di luar musim kawin sekalipun. Biasanya, mereka berpisah apabila keduanya gagal menghasilkan anak atau pasangannya meninggal. Mereka pun mencari makan bersama dan saling merawat satu sama lain ketika tinggal bersama.

Tips Merawat Burung Kenari Bagi Para Pemula

bosburung.com – Burung kenari dikenal sebagai salah satu burung penyanyi yang sudah terkenal dikalangan para pecinta burung kicau, dan bukan tanpa alasan kenapa jenis burung satu ini bisa mendapatkan predikat tersebut karena memang memiliki kicauan yang indah. Hal itu yang menjadikan burung kenari ini kerap dipilih menjadi hewan peliharaan untuk membuat rumah menjadi lebih ramain dan mengidupkan suasana. Burung jenis ini termasuk dalam jenis burung yang tidak sulit untuk dirawat, bahkan bagi kamu para pemula yang ingin mencoba untuk mulai mencoba menjadikan burung kenari ini sebagai hewan peliharaan karena memang bisa menjadi pilihan terbaik. Jenis burung ini lebih banyak menghabiskan waktunya dikandang dan lebih senang untuk berkicau, maka daripada itu bisa menjadi pencair suasana rumah yang sepi. Maka daripada itu disini kami akan memberikan beberapa tips merawat burung kenari bagi para pemula yang sudah kami rangkum dari sumber terpercaya.

Merawat Burung Kenari di Rumah

Jenis burung ini dikenal memiliki kicauan yang merdu dan indah. Maka dari itu, kenari seringkali dikembangbiakkan untuk tujuan tersebut. Selain itu, pencinta burung umumnya juga mengagumi keindahan bulu dan bentuk tubuh burung ini yang mungil. Seperti hewan peliharaan lainnya, penting untuk mengetahui bagaimana cara merawat burung kenari di rumah. Jika kamu ingin memiliki kenari sebagai “burung penyanyi” di rumah, pastikan untuk memilih burung jantan. Pasalnya, burung betina tidak banyak berkicau seperti burung jantan, bahkan beberapa tidak berkicau sama sekali. Faktanya, burung kenari jantan memang berkicau untuk menarik perhatian burung betina.

Baca Juga : TIPS MEMELIHARA BURUNG DARA BAGI PARA PEMULA

Merawat jenis burung ini tidak berbeda jauh dengan cara perawatan burung pada umumnya. Kamu disarankan untuk menyediakan kandang dengan ukuran yang sesuai dan nyaman. Selain itu, burung kenari juga cenderung mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kamu bisa meletakkanya di depan rumah, selama tempat tersebut cukup aman dan tidak terlalu bising. Perawatan yang dibutuhkan hewan kecil ini berkaitan dengan penampilan dan kondisi kesehatan tubuh. Penting untuk selalu rutin memandikan burung kenari, caranya dengan menyemprotkan air dan biarkan burung mengepak-kepakkan sayapnya. Selain itu, pastikan juga untuk selalu membersihkan kandang kenari, terutama jika sudah banyak terdapat kotoran.

Temukan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar hewan burung peliharaan terupdate hanya di https://bosburung.com/ .

Penyakit yang Rentan Menyerang Kenari

Kamu juga harus rutin memotong kuku dan merawat bulu kenari. Pemeriksaan ke dokter hewan mungkin dibutuhkan jika burung ini menunjukkan gejala-gejala penyakit. Sebab, ada beberapa jenis penyakit yang disebut rentan menyerang burung kenari, seperti diare, kutu, obesitas, sembelit, stres, kejang, radang paru-paru, penyakit mata, hingga keracunan. Jika tidak ditangani segera, penyakit yang muncul bisa memburuk dan membuat hewan ini menjadi semakin sakit. Dalam kondisi yang parah, kenari mungkin akan mengalami gejala penyakit berat bahkan kehilangan nyawa. Saat burung menunjukkan gejala penyakit, sebaiknya segera bawa ke klinik hewan terdekat.

Itulah dia beberapa tips merawat burung kenari bagi para pemula yang ingin memulai untuk menjadikan burung ini sebagai hewan peliharaan dirumah. Sekian artikel kali ini semoga bisa bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi kalian yang ingin mulai memelihara burung kicau dirumah.

Tips Memelihara Burung Dara Bagi Para Pemula

bosburung.com – Memelihara burung dara merupakan hobi yang digemari banyak orang sejak dulu. Namun, akhir-akhir ini kegiatan memelihara dan merawat burung dara kembali naik daun dan menjadi tren yang digemari dikalangan para pecinta burung. Makin banyak orang yang menekuni hobi ini, juga semakin banyak kalangan dara yang berdiri di berbagai lahan kosong. Memelihara burung dara sendiri bisa dibilang gampang-gampang susah. Tidak terlalu rumit dalam merawat burung jenis ini, namun memerlukan ketekunan dan kedisiplinan. Hal ini agar burung dara dapat tumbuh dengan baik serta memiliki kemampuan terbang yang hebat. Mengingat burung dara adalah salah satu burung yang sering dilombakan. Nah kali ini mimin akan memberiakan beberapa tips memelihara burung dara bagi para pemula yang bisa membantu dan memberi wawasan kepadamu.

Kandang yang Layak

Burung dara merupakan burung cerdas yang dapat kembali ke kandangnya sendiri. Namun, agar pertumbuhan dan kesehatan burung dara maksimal, kandang yang disediakan haruslah kandang yang layak. Ukuran kandang tidak boleh terlalu sempit agar burung dapat tetap leluasa bergerak meskipun berada di dalam kandang. Selain itu, kandang juga harus terlindung dari air hujan agar burung tidak basah dan kehujanan.

Baca Juga : MENGENAL BURUNG ENGGANG GADING (RANGKONG)

Pakan yang Sesuai

Burung dara mau memakan berbagai macam makanan mulai dari jagung hingga nasi putih dan dedak. Namun, pakan yang terbaik untuk burung dara adalah jagung yang berukuran sedang. Hal ini agar burung dara tumbuh dengan sehat dan postur tubuhnya sesuai. Karena jika terlalu gemuk, hal itu dapat mempengaruhi kemampuan terbang burung itu sendiri.

Kebersihan

Kebersihan merupakan aspek yang sangat penting saat kita memelihara binatang, termasuk burung dara. Kebersihan tubuh burung harus dijaga dengan memandikan dan menjemurnya agar tidak ad jamir yang tumbuh di bulu-bulunya. Selain kebersihan tubuh dan bulu, kebersihan kandang juga harus selalu diperhatikan. Kandang harus rutin dibersihkan dengan rutin mencucinya agar tidak ada kotoran yang dapat menimbulkan penyakit pada burung.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung peliharaan terupdate hanya di https://bosburung.com/ .

Pertumbuhan Bulu

Ada saat-saat tertentu dimana burung dara memperbarui bulunya. Hal itu dilakukan dengan merontokkan bulunya dan menumbuhkan bulu yang baru. Pertumbuhan bulu baru ini membutuhkan waktu beberapa hari agar menjadi bulu yang kuat. Selama pertumbuhan dan bulu belum kuat, jangan memegang burung dara atau mengajaknya bermain. Hal tersebut dapat membuat bulu yang sedang tumbuh lepas dan menjadi luka.

Teman Terbang

Orang-orang biasa memainkan burung dengan menerbangkannya dari tempat yang jauh. Untuk itu, burung dara yang akan kita terbangkan harus memiliki teman terbang. Usahakan teman terbang tersebut sudah pernah diterbangkan dari tempat tersebut agar tidak tersesat.

Itulah dia beberapa tips dalam memelihara burung dara yang memang menjadi spesies burung paling banyak dipelihara oleh para pecinta dunia burung. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat bagimu dan menambah wawasanmu tentang dunia burung peliharaaan.

Mengenal Burung Enggang Gading (Rangkong)

bosburung.com – Burung Enggang Gading (Rhinoplax vigil) atau yang biasa dikenal dengan burung rangkong ini merupakan salah satu spesies yang mudah dikenali dengan bentuk tubuhnya yang besar dan suara khas ‘calling’nya yang bisa menggema keseluruh penjuru hutan. Dengan postur tubuh yang besar, bulu ekor yang panjang menjuntai dan bulu mata yang lentik ini memberikan ciri khasnya sendiri dan bentang sayap yang besar serta tampilan kepalanya yang unik juga menjadikan burung enggang ini terkesan sebagai burung purba yang masih hidup dizaman ini. Burung enggang gading ini sudah lama mendiami hutan-hutan primer di Kalimantan Barat dan menurut kehidupan Suku Dayak, burung ini memiliki nilai-nilai yang bisa menjadi teladan dalam berkehidupan dengan filosofi yang bisa dilihat dari cara hidupnya seperti:

  • Burung enggang gading ini hanya hinggap ditempat tinggi seperti pohon tertinggi yang ada dipuncak bukit dan ini dapat diartikan sebagai sifat keluhuran dan berjiwa kepemimpinan.
  • Enggang gading hanya setia pada satu pasangan dan ini melambangkan sifat loyal dan tanggung jawab.
  • Suara caling burung enggang gading yang melengking keras ini juga melambangkan ketegasan, keberanian, dan berbudi luhur.
  • Bentang sayap burung enggang gading yang lebar ini melambangkan sifat menaungi, memiliki kekuasaan dan kekuatan.
  • Ekor burung enggang gading yang panjang dan menjuntai melambangkan kemakmuran.
  • Enggang gading tidak mencari makan ditanah dan ini melambangkan kesucian dan sifat tidak serakah.

Baca Juga : PENYEBAB BERKURANGNYA POPULASI BURUNG CENDRAWASIH

Burung Enggang Gading Sebagai Maskot Kalimantan Barat

Burung Enggang Gading ini juga telah ditetapkan sebagai maskot Kalimantan Barat yang sudah ditetapkan secara hukum dan jelas. Meski telah ditetapkan sebagai maskot Kalimantan Barat sejak tahun 1990 namun masih banyak masyarakat yang tidak familiar dengan burung khas ini. Burung enggang gading ini masih kurang dikenal sebagai maskot karena sebagian besar masyarakat lebih mengenal spesies lainnya dari burung enggang gading ini yaitu Burung Enggang Cula. Beberapa dugaan muncul karena burung enggang cula ini lebih menawan dibandingkan dengan burung enggang gading karena burung enggang cula ini memiliki bentuk balung yang lebih lentik dan menarik serta artibut pelengkap dekoratif dalam pakaian adat dan ritual adat lebih banyak berasal dari burung enggang cula dibandingkan enggang gading.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung dari berbagai daerah Indonesia hanya di https://bosburung.com/ .

Ditengah kondisi ini, upaya untuk memperkenalkan burung enggang gading sebagi maskot kepada masyarakat telah dilakukan dengan berbagai upaya mulai dari pameran seni rupa ditaman budaya pontianak hingga rangkaian syair yang dijadikan sebagai lagu balada yang pernah dilagukan pada kegiatan di Taman Budaya Pontianak. Upaya lainnya adalah dengan membuat sampul cover buku atlas kalimantan barat dengan foto dan lukisan dari burung enggang gading. Bahkan ada lagu dengan judul “Enggang Gading dan Tengkawang Tungkul” yang diperkenalkan kala itu dibawah label HB Production yang disebarluaskan di Pontianak.

Itulah dia informasi menarik seputar burung enggang gading yang menjadi maskot dari Kalimantan Barat. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat buatmu dan menambah wawasanmu tentang dunia burung.

Penyebab Berkurangnya Populasi Burung Cendrawasih

bosburung.com – Burung Cendrawasih atau yang biasa dikenal dengan julukan bird of paradise yang dikenal karena keindahan bulu dan kecantikannya ini merupakan salah satu burung khas dari papua dan menjadi ikon penting bagi masyarakat papua ini sendiri. Namun yang menjadi perhatian disini adalah kenapa jumlah dan populasi burung ini semakin berkurang dan terancam punah, dan jawabannya adalah perburuan liar yang terus dilakukan banyak oknum tidak bertanggung jawab. Dan disini kami akan memberikan beberapa penyebab berkurangnya populasi burung cendrawasih di Indonesia ini.

Mengapa Keberadaan Burung Cendrawasih Semakin Terancam?

Dilansir dari sumber terpercaya ada beberapa alasan mengapa keberadaan burung khas papua ini semakin sedikit dan terancam punah, dan berikut ini penjelasannya:

Perburuan Liar Secara Terus Menerus

Burung cendrawasih terancam punah karena terus diburu oleh oknum tidak bertanggung jawab yang terus mengincar populasi burung ini karena mengincar keindahan bulunya yang laku keras diperdagangkan sebagai aksesoris bagi orang luar negeri.

Baca Juga : TIPS RACIKAN MAKANAN BAGI BURUNG PELIHARAAN AGAR JAGO BERKICAU

Cenderawasih Adalah Hewan Endemik

Burung cenderawasih ini termasuk dalam kelompok hewan endemik yang hanya berada di Indonesia bagian timur yang meliputi wilayah Papua, pulau-pulau selat torres, Papua Nugini, dan Australia Timur.

Penggunaan Bulu Sebagai Hiasan Masyarakat

Masyarakat di Papua biasanya menggunakan bulu burung cendrawasih ini sebagai pelengkap atau hiasan dalam pakaian adat mereka dan biasanya digunakan dalam berbagai acara adat disana. Bulu burung dalam jumlah besar sering digunakan untuk hiasan dalam berbagai upacara baik dalam hal pernikahan dan ritual. Penggunaan bulu burung cenderawasih ini bisa berdampak pada populasi hewan ini dan secara tidak langsung masyarakatnya sendiri juga tidak mengetahui akan hal itu.

Perkembangbiakan Cenderawasih Yang lambat

Burung cenderawasih adalah jenis burung yang proses perkembangbiakannya terbilang cukup lambat. Burung cenderawasih betina hanya bertelur dua atau tiga butir dalam satu masa kawin, dan kemungkinan hanya terjadi sekali dalam satu tahun. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan antara jumlah bayi burung cenderawasih yang ditetaskan dan pengambilan secara liar di alam. Bila perburuan terus dilakukan, maka dapat dipastikan burung ini akan benar-benar punah suatu hari nanti.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung hias dan burung peliharaan hanya di https://bosburung.com/ .

Habitat Burung Cenderawasih Yang Semakin Berkurang

Berkurangnya populasi burung cenderawasih ini bisa dibilang semakin berkurang diakibatkan dari habitat mereka yang juga berkurang karena aktivitas perusahaan dan pembukaan lahan besar-besaran yang dilakukan disana. Akibat dari habitat yang terus berkurang inilah yang menjadi penyebab dari berkurangnya populasi burung cenderawasih ini.

Itulah dia beberapa alasan kenapa burung cenderawasih mengalami penurunan jumlah populasi yang cukup drastis dan hal ini bisa berdampak buruk bagi Indonesia karena terancam akan kehilangan salah satu ikon penting yang ada di timur Indonesia, Papua.

Tips Racikan Makanan Bagi Burung Peliharaan Agar Jago Berkicau

bosburung.com – Memelihara burung kicau merupakan hobi yang semakin digemari banyak orang di Indonesia saat ini dan menarik banyak pemula yang ingin memelihara burung untuk menjadi peliharaan dirumah mereka. Bagi beberapa orang yang sudah expert dan ahli dalam bidang memelihara burung kicau pastinya sudah paham dengan banyaknya perhatian khusus yang harus diberikan. Dan bagi kamu yang masih bingung dan pemula dalam dunia burung peliharaan ini, pakan merupakan faktor penting dalam pemeliharaan burung berkicau. Pemberian pakan harus diberikan sesuai jenis burung dan apabila salah memberi jenis pakan, maka akan membuat kicauan burung menjadi terganggu. Pakan utama burung berkicau yaitu voer. Pakan ini menjadi pakan standar untuk semua jenis burung karena mengandung nutrisi yang lengkap. Dengan kebutuhan nutrisi yang cukup pastinya akan menjaga kesehatan dari burung peliharaan kita nantinya dan membuat suara kicauannya semakin indah. Nah disini kami akan memberikan beberapa tips racikan makanan bagi burung peliharaan agar semakin jago dalam berkicau dan sehat selalu.

Beberapa Racikan Makanan Paling Tepat Bagi Burung Peliharaan

Burung dapat bertahan ketika kehilangan hampir seluruh lemak dan karbohidrat maupun setengah kadar protein yang dimilikinya. Tetapi, kehilangan 10 persen air dalam tubuh burung dapat langsung membuatnya sakit.

Ketika kekurangan air, burung lama-kelamaan akan mati. Oleh karena itu, air bersih dan segar harus selalu tersedia dalam sangkar burung.

Baca Juga : BEBERAPA JENIS BURUNG PELIHARAAN TERMAHAL DI DUNIA

Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi burung. Meski begitu, terlalu banyak karbohidrat akan mengakibatkan burung kegemukan. Anda dapat memberi makanan yang berfungsi sebagai sumber karbohidrat yaitu jagung dan biji-bijian.

Protein

Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, penyembuhan luka, pembentukan darah, pertumbuhan bulu, kekebalan tubuh, sumber energi, serta pembentukan enzim.

Namun, selalu batasi kadar protein yang Anda berikan. Jumlah protein yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pada liver dan ginjal burung.

Lemak

Selain menjadi sumber energi, lemak juga merupakan sumber asam esensial penting untuk burung. Tanpa asam esensial, pembentukan bulu akan terhambat. Tanpa lemak, burung juga tidak dapat menyerap vitamin A, D, E, dan K yang larut dalam lemak.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar rburung peliharaan hanya di https://bosburung.com/ .

Vitamin

Vitamin penting untuk burung. Misalnya vitamin A yang dibutuhkan untuk menjaga kekebalan tubuh, mendukung kinerja mata, dan menjaga kesehatan membran mukosa. Kebutuhan vitamin ini dapat Anda penuhi melalui buah dan sayur.

Mineral

Mineral yang salah satunya kalsium dibutuhkan burung untuk pertumbuhan dan kekuatan tulangnya. Kekurangan kalsium dapat berakibat kaki cacat dan lumpuh. Dalam masa reproduksi, burung juga membutuhkan kalsium untuk pembentukan telur.

Itulah dia beberapa tips dalam meracik makanan terbaik bagi burung peliharaan kita akan terus sehat dan semakin jago dalam berkicau memberikan suara indah mereka, dan semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kamu dalam memelihara burung peliharaanmu.