Jangan Salah! Ini Dia 4 Makanan Utama Burung Elang!

Jangan Salah! Ini Dia 4 Makanan Utama Burung Elang!

Memelihara burung elang menjadi salah satu hobi yang sedang banyak diminati belakangan ini.

Memilih makanan burung elang juga harus diperhatikan dengan baik agar perkembangan burung predator selalu bagus.

Apa makanan burung Elang? tentunya tidak bisa sembarangan memberikan makanan.

Burung elang adalah predator berparuh runcing dan kuat ini memang membutuhkan perawatan harian yang ketat dalam pemeliharaannya, termasuk dalam urusan makanan agar tidak mudah sakit.

Jenis Makanan Burung Elang

Burung Elang termasuk dalam golongan hewan Karnivora, atau hewan dengan makanan utama daging.

Ada beberapa jenis daging yang bisa diberikan dan dikonsumsi oleh burung Elang. Berikut penjelaannya.

1. Daging Unggas

Jenis makanan burung Elang Jawa adalah daging Unggas. Seperti: daging burung Merpati, dan daging Ayam yang kaya akan protein.

Pemberian daging unggas ini supaya elang mendapat nutrisi yang cukup dan burung elang dapat selalu sehat dan tidak mudah terserang bakteri atau virus.

Kamu juga bisa memberikan daging Bebek, namun untuk daging yang satu ini sebaiknya tidak dijadikan sebagai makanan utama Elang, karena kandungan lemak yang tinggi pada daging Bebek justru dapat membuat Elang lesu.

2. Jenis Serangga dan Ulat

Makanan burung elang bondol berupa serangga, hewan-hewan kecil seperti, Jangkrik, Kecoa, Ulat atau bahkan Cacing. Pemberian pakan ini cocok untuk perawatan harian.

3. Daging Ikan

Selain hewan darat, Elang juga menyukai daging hewan air khususnya Ikan-ikanan. Serangkaian ikan segar bisa digunakan sebagai alternatif makanan kombinasi untuk burung elang.

Jenis ikan yang diberikan bisa berupa ikan Salmon, Ikan Harring, atau Ikan Lele. Untuk porsinya bisa, sesuaikan sendiri sesuai kebutuhan burung Elang.

Namun perlu diingat bahwa, pemberian ikan yang terlalu sering dan banyak justru akan menjadi resiko burung Elang mati. Daging ikan hanya ia dijadikan sebagai kombinasi, sebagai penambah nutrisi.

4. Daging Hewan Lain

Untuk menjaga ketahanan fisik burung Elang, diperlukan makanan dari daging hewan lain yang akan menambah nutrisi untuk tubuh Elang. Sehingga kebutuhan nutrisi burung Elang dapat terpenuhi.

Selain daging unggas dan ikan, kamu bisa memberi Elang makan daging Kelinci, daging Kambing, Sapi, Tiku Putih, atau burung Puyuh yang memiliki kandungan lemak lebih rendah dibanding daging bebek.

Burung puyuh sangat direkomendasikan untuk anakan burung elang yang baru berusia 6 minggu – 8 minggu.

Bukan Burung Elang, Nyata! Inilah Burung Terbesar di Dunia yang Masih Ada – Sekarang


Cara Memberikan Makanan Burung Elang

Memberi makanan burung Elang tidak bisa disamakan dengan cara memberik pakan pada burung peliharaan umumnya.

Memberi makan burung Elang lebih bagus dilakukan secara langsung. Hal ini akan membantu pemilik lebih dekat dengan burung Elang peliharaan.

Burung Elang dewasa memiliki porsi makan yang lebih sedikit dibandingkan dengan burung Elang anakan.

Pemberian makanan pada burung Elang tidak dilakukan setiap hari, kamu bisa memberikannya dua hari sekali.

Sebelum menyuapi Elang sebaiknya bungkus tangan terlebih dahulu dengan menggunakan Glove atau sarung tangan khusus.

Untuk menyuapi elang, kamu bisa taruh daging (pakan Elang) pada Glove supaya Elang terbiasa dan tahu bahwa itu tempat makanannya.

Selain untuk menjinakkan Elang, Glove juga berfungsi sebagai pelindung tangan agar terhindar dari paruh dan cakar Elang.


Rantai Makanan Burung Elang

Rantai makanan atau yang biasa dikenal dengan jaringan makanan merupakan suatu ekosistem makhluk hidup.

Dimana, rantai makanan bergerak secara linear dari produsen ke konsumen teratas. Didalam rantai makanan ada beberapa komponen penting seperti produsen, konsumen, dan pengurai.

Burung Elang sendiri berhabitat diberbagai macam tempat. Burung Elang bisa hidup didataran tinggi ataupun rendah, di daerah yang lembab ataupun kering, tergantung jenis Elang itu Sendiri.

Contohnya di ekosistem sawah, bentuk rantai makanan yang mengikut sertakan Elang seperti berikut :

Padi-Tikus-Ular Sawah- Elang- Pengurai.

Pada contoh ini, Padi sebagai produsen, Tikus sebagai konsumen pertama, Ular Sawah sebagai konsumen ke dua dan Elang sebagai konsumen ketiga, dan ketika Elang mati, Elang akan jatuh ke tanah dan kembali terurai oleh Bakteri. Itu semua proses untuk saling mempertahankan hidup.

Contoh lain rantai makanan di danau yang juga mengikutsertakan Elang.

Udang- Ikan Esox Luciu- Ikan Alburnu, Ikan Perca- Elang Tiram.

Itulah informasi seputar burung Elang yang dapat kami sampaikan.

Perlu kamu ingat, burung Elang pada dasarnya hidup di alam liar, sehingga dalam pemeliharaannya diperlukan pembiasaan dan ketelatenan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.