Arsip Tag: dunia burung

Tips Memelihara Burung Perkutut Bagi Pemula

bosburung.com – Burung perkutut merupakan jenis burung yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara dan termasuk banyak populasinya di Indonesia. Burung jenis ini memiliki tubuh yang berukuran sedang, sekitar 20-25 cm, dengan warna bulu keabu-abuan dan juga bergaris hitam. Di Indonesia sendiri, burung perkutut ini merupakan burung yang sangat populer dan sudah menjadi salah satu hewan peliharaan sejak dahulu. Banyak orang yang tertarik memelihara burung ini karena suara kicauannya yang merdu dan menenangkan.

Burung perkutut juga merupakan burung yang relatif mudah dalam hal perawatannya, sehingga membuat burung satu ini cocok untuk para pemula. Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah tips memelihara burung perkutut bagi pemula yang bisa membantu bagi kamu yang ingin memelihara burung peliharaan.

Memilih Burung Perkutut yang Sehat

Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum merawat burung perkutut adalah dengan memilih burung perkutut yang sehat. Burung perkutut yang sehat biasanya memiliki ciri berupa bulu yang rapi dan bersih, matanya tampak cerah, paruh bersih dan tidak memiliki bekas maupun luka. Kemuian pada bagian kakinnya nampak kuat dan tidak ada cacat dan terakhir pastinya terlihat aktif.

Baca Juga : TIPS MERAWAT BURUNG KACER AGAR BERBUNYI INDAH

Memberikan Sangkar yang Nyaman

Cara merawat burung perkutut bagi pemula yang selanjutnya yakni dengan memilih sangkar yang nyaman bagi burung itu sendiri. Sangkar sendiri merupakan tempat tinggal burung perkutut peliharaan kita. Oleh karena itu, penting untuk memberikan sangkar yang nyaman bagi burung perkutut yang kamu pelihara. Sangkar burung perkutut harus berukuran cukup besar agar burung perkutut dapat bergerak dengan leluasa. Sangkar ini juga harus bersih dan kering agar burung perkutut tidak mudah terserang dan mengalami sakit.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung peliharaan hanya di https://bosburung.com/ .

Memberikan Pakan yang Bergizi

Tips selanjutnya dalam memelihara burung perkutut bagi pemula adalah hal yang sewajibnya diperhatikan pakan kepada burung perkutut yang dipelihara. Pakan ini merupakan salah satu terpenting dalam merawat burung perkutut. Agar burung perkutut dapat tumbuh dan berkembanga dengan baik kamu perlu memberikan pakan yang bergizi. Pakan burung perkutut terdiri dari dua jenis, yaitu pakan utama dan pakan tambahan.

Untuk pakan utama burung perkutut kamu bisa memberikan milet mix buatan pabrik yang dapat kamu beli ditoko burung. Milet ini merupakan jenis biji-bijian yang kaya akan nutrisi. Kemudian, untuk pakan tambahan burung perkutut kamu bisa memberikan buah-buahan, sayuran dan vitamin.

Memberikan Air Minum yang Bersih

Selain makanan, air minum juga menjadi kebutuhan pokok burung perkutut. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memberikan air minum yang bersih dan terjamin bagi burung perkutut ini. Dan untuk menjaga kesehatannya juga kamu disarankan untuk mengganti air minum burung ini setiap hari agar tetap bersih dan segar.

Itulah dia beberapa tips merawat dan memelihara burung perkutut bagi pemula yang bisa kamu coba terapkan, dan semoga dengan adanya artikel kali ini bisa memberikan pengetahuan lebih tentang dunia hewan khususnya burung peliharaan.

Tips Memelihara Burung Dara Bagi Para Pemula

bosburung.com – Memelihara burung dara merupakan hobi yang digemari banyak orang sejak dulu. Namun, akhir-akhir ini kegiatan memelihara dan merawat burung dara kembali naik daun dan menjadi tren yang digemari dikalangan para pecinta burung. Makin banyak orang yang menekuni hobi ini, juga semakin banyak kalangan dara yang berdiri di berbagai lahan kosong. Memelihara burung dara sendiri bisa dibilang gampang-gampang susah. Tidak terlalu rumit dalam merawat burung jenis ini, namun memerlukan ketekunan dan kedisiplinan. Hal ini agar burung dara dapat tumbuh dengan baik serta memiliki kemampuan terbang yang hebat. Mengingat burung dara adalah salah satu burung yang sering dilombakan. Nah kali ini mimin akan memberiakan beberapa tips memelihara burung dara bagi para pemula yang bisa membantu dan memberi wawasan kepadamu.

Kandang yang Layak

Burung dara merupakan burung cerdas yang dapat kembali ke kandangnya sendiri. Namun, agar pertumbuhan dan kesehatan burung dara maksimal, kandang yang disediakan haruslah kandang yang layak. Ukuran kandang tidak boleh terlalu sempit agar burung dapat tetap leluasa bergerak meskipun berada di dalam kandang. Selain itu, kandang juga harus terlindung dari air hujan agar burung tidak basah dan kehujanan.

Baca Juga : MENGENAL BURUNG ENGGANG GADING (RANGKONG)

Pakan yang Sesuai

Burung dara mau memakan berbagai macam makanan mulai dari jagung hingga nasi putih dan dedak. Namun, pakan yang terbaik untuk burung dara adalah jagung yang berukuran sedang. Hal ini agar burung dara tumbuh dengan sehat dan postur tubuhnya sesuai. Karena jika terlalu gemuk, hal itu dapat mempengaruhi kemampuan terbang burung itu sendiri.

Kebersihan

Kebersihan merupakan aspek yang sangat penting saat kita memelihara binatang, termasuk burung dara. Kebersihan tubuh burung harus dijaga dengan memandikan dan menjemurnya agar tidak ad jamir yang tumbuh di bulu-bulunya. Selain kebersihan tubuh dan bulu, kebersihan kandang juga harus selalu diperhatikan. Kandang harus rutin dibersihkan dengan rutin mencucinya agar tidak ada kotoran yang dapat menimbulkan penyakit pada burung.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung peliharaan terupdate hanya di https://bosburung.com/ .

Pertumbuhan Bulu

Ada saat-saat tertentu dimana burung dara memperbarui bulunya. Hal itu dilakukan dengan merontokkan bulunya dan menumbuhkan bulu yang baru. Pertumbuhan bulu baru ini membutuhkan waktu beberapa hari agar menjadi bulu yang kuat. Selama pertumbuhan dan bulu belum kuat, jangan memegang burung dara atau mengajaknya bermain. Hal tersebut dapat membuat bulu yang sedang tumbuh lepas dan menjadi luka.

Teman Terbang

Orang-orang biasa memainkan burung dengan menerbangkannya dari tempat yang jauh. Untuk itu, burung dara yang akan kita terbangkan harus memiliki teman terbang. Usahakan teman terbang tersebut sudah pernah diterbangkan dari tempat tersebut agar tidak tersesat.

Itulah dia beberapa tips dalam memelihara burung dara yang memang menjadi spesies burung paling banyak dipelihara oleh para pecinta dunia burung. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat bagimu dan menambah wawasanmu tentang dunia burung peliharaaan.

Mengenal Burung Enggang Gading (Rangkong)

bosburung.com – Burung Enggang Gading (Rhinoplax vigil) atau yang biasa dikenal dengan burung rangkong ini merupakan salah satu spesies yang mudah dikenali dengan bentuk tubuhnya yang besar dan suara khas ‘calling’nya yang bisa menggema keseluruh penjuru hutan. Dengan postur tubuh yang besar, bulu ekor yang panjang menjuntai dan bulu mata yang lentik ini memberikan ciri khasnya sendiri dan bentang sayap yang besar serta tampilan kepalanya yang unik juga menjadikan burung enggang ini terkesan sebagai burung purba yang masih hidup dizaman ini. Burung enggang gading ini sudah lama mendiami hutan-hutan primer di Kalimantan Barat dan menurut kehidupan Suku Dayak, burung ini memiliki nilai-nilai yang bisa menjadi teladan dalam berkehidupan dengan filosofi yang bisa dilihat dari cara hidupnya seperti:

  • Burung enggang gading ini hanya hinggap ditempat tinggi seperti pohon tertinggi yang ada dipuncak bukit dan ini dapat diartikan sebagai sifat keluhuran dan berjiwa kepemimpinan.
  • Enggang gading hanya setia pada satu pasangan dan ini melambangkan sifat loyal dan tanggung jawab.
  • Suara caling burung enggang gading yang melengking keras ini juga melambangkan ketegasan, keberanian, dan berbudi luhur.
  • Bentang sayap burung enggang gading yang lebar ini melambangkan sifat menaungi, memiliki kekuasaan dan kekuatan.
  • Ekor burung enggang gading yang panjang dan menjuntai melambangkan kemakmuran.
  • Enggang gading tidak mencari makan ditanah dan ini melambangkan kesucian dan sifat tidak serakah.

Baca Juga : PENYEBAB BERKURANGNYA POPULASI BURUNG CENDRAWASIH

Burung Enggang Gading Sebagai Maskot Kalimantan Barat

Burung Enggang Gading ini juga telah ditetapkan sebagai maskot Kalimantan Barat yang sudah ditetapkan secara hukum dan jelas. Meski telah ditetapkan sebagai maskot Kalimantan Barat sejak tahun 1990 namun masih banyak masyarakat yang tidak familiar dengan burung khas ini. Burung enggang gading ini masih kurang dikenal sebagai maskot karena sebagian besar masyarakat lebih mengenal spesies lainnya dari burung enggang gading ini yaitu Burung Enggang Cula. Beberapa dugaan muncul karena burung enggang cula ini lebih menawan dibandingkan dengan burung enggang gading karena burung enggang cula ini memiliki bentuk balung yang lebih lentik dan menarik serta artibut pelengkap dekoratif dalam pakaian adat dan ritual adat lebih banyak berasal dari burung enggang cula dibandingkan enggang gading.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung dari berbagai daerah Indonesia hanya di https://bosburung.com/ .

Ditengah kondisi ini, upaya untuk memperkenalkan burung enggang gading sebagi maskot kepada masyarakat telah dilakukan dengan berbagai upaya mulai dari pameran seni rupa ditaman budaya pontianak hingga rangkaian syair yang dijadikan sebagai lagu balada yang pernah dilagukan pada kegiatan di Taman Budaya Pontianak. Upaya lainnya adalah dengan membuat sampul cover buku atlas kalimantan barat dengan foto dan lukisan dari burung enggang gading. Bahkan ada lagu dengan judul “Enggang Gading dan Tengkawang Tungkul” yang diperkenalkan kala itu dibawah label HB Production yang disebarluaskan di Pontianak.

Itulah dia informasi menarik seputar burung enggang gading yang menjadi maskot dari Kalimantan Barat. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat buatmu dan menambah wawasanmu tentang dunia burung.

Penyebab Berkurangnya Populasi Burung Cendrawasih

bosburung.com – Burung Cendrawasih atau yang biasa dikenal dengan julukan bird of paradise yang dikenal karena keindahan bulu dan kecantikannya ini merupakan salah satu burung khas dari papua dan menjadi ikon penting bagi masyarakat papua ini sendiri. Namun yang menjadi perhatian disini adalah kenapa jumlah dan populasi burung ini semakin berkurang dan terancam punah, dan jawabannya adalah perburuan liar yang terus dilakukan banyak oknum tidak bertanggung jawab. Dan disini kami akan memberikan beberapa penyebab berkurangnya populasi burung cendrawasih di Indonesia ini.

Mengapa Keberadaan Burung Cendrawasih Semakin Terancam?

Dilansir dari sumber terpercaya ada beberapa alasan mengapa keberadaan burung khas papua ini semakin sedikit dan terancam punah, dan berikut ini penjelasannya:

Perburuan Liar Secara Terus Menerus

Burung cendrawasih terancam punah karena terus diburu oleh oknum tidak bertanggung jawab yang terus mengincar populasi burung ini karena mengincar keindahan bulunya yang laku keras diperdagangkan sebagai aksesoris bagi orang luar negeri.

Baca Juga : TIPS RACIKAN MAKANAN BAGI BURUNG PELIHARAAN AGAR JAGO BERKICAU

Cenderawasih Adalah Hewan Endemik

Burung cenderawasih ini termasuk dalam kelompok hewan endemik yang hanya berada di Indonesia bagian timur yang meliputi wilayah Papua, pulau-pulau selat torres, Papua Nugini, dan Australia Timur.

Penggunaan Bulu Sebagai Hiasan Masyarakat

Masyarakat di Papua biasanya menggunakan bulu burung cendrawasih ini sebagai pelengkap atau hiasan dalam pakaian adat mereka dan biasanya digunakan dalam berbagai acara adat disana. Bulu burung dalam jumlah besar sering digunakan untuk hiasan dalam berbagai upacara baik dalam hal pernikahan dan ritual. Penggunaan bulu burung cenderawasih ini bisa berdampak pada populasi hewan ini dan secara tidak langsung masyarakatnya sendiri juga tidak mengetahui akan hal itu.

Perkembangbiakan Cenderawasih Yang lambat

Burung cenderawasih adalah jenis burung yang proses perkembangbiakannya terbilang cukup lambat. Burung cenderawasih betina hanya bertelur dua atau tiga butir dalam satu masa kawin, dan kemungkinan hanya terjadi sekali dalam satu tahun. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan antara jumlah bayi burung cenderawasih yang ditetaskan dan pengambilan secara liar di alam. Bila perburuan terus dilakukan, maka dapat dipastikan burung ini akan benar-benar punah suatu hari nanti.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya seputar dunia burung hias dan burung peliharaan hanya di https://bosburung.com/ .

Habitat Burung Cenderawasih Yang Semakin Berkurang

Berkurangnya populasi burung cenderawasih ini bisa dibilang semakin berkurang diakibatkan dari habitat mereka yang juga berkurang karena aktivitas perusahaan dan pembukaan lahan besar-besaran yang dilakukan disana. Akibat dari habitat yang terus berkurang inilah yang menjadi penyebab dari berkurangnya populasi burung cenderawasih ini.

Itulah dia beberapa alasan kenapa burung cenderawasih mengalami penurunan jumlah populasi yang cukup drastis dan hal ini bisa berdampak buruk bagi Indonesia karena terancam akan kehilangan salah satu ikon penting yang ada di timur Indonesia, Papua.