Fakta Menarik Burung Julang Emas Yang Belum Di Ketahui

Fakta Menarik Burung Julang Emas Yang Belum Di Ketahui – Burung tropis yang juga bisa kamu temui di Indonesia adalah julang emas. Mereka berada dalam famili buceratidae dan memiliki nama ilmiah rhyticeros undulatus. Ukurannya sedang, tubuhnya sepanjang 75-90 sentimeter, jangan seberat 1,68-3,65 kilogram dan betina 1,36-2,69 kilogram. Di bawah ini ada beberapa fakta menarik burung julang emas.

Melakukan Perjalanan Jauh, Tapi Tidak Bermigrasi

Fakta sebelumnya menyebutkan bahwa julang emas bisa melakukan penerbangan jarak jauh untuk mencari makan. Tapi perlu kamu ingat bahwa mereka tidak sedang bermigrasi. Julang emas jantan di pakke tiger reserve di beri GPS pelacak pada saat musim kawin, di temukan bahwa jarak harian minimal yang di jangkaunya mencapai 24,8 kilometer. Mereka bisa menyebarkan benih hingga jarak 10.8 kilometer dari area bersarangnya.

Sistem Perkawinan Julang Emas

Sebagai monogami, julang emas setia pada pasangannya dan merawat anaknya bersama. Mereka biasanya bersarang di lubang pepohonan atau di kaki bukit ketinggian hingga 2.560 meter. Sarangnya di tempatkan 18-28 meter di atas permukaan tanah. Menariknya, betina ternyata menggunakan kotoran atau lumpur untuk menutupi lubang sarang agar telurnya terlindungi dari pemangsa. Walaupun begitu, ada celah kecil yang di buat agar jantan bisa mengirimkan makanan pada mereka. Betina bertelur 1-3 butir yang dieraminya sendiri selama 40 hari. Setelah menetas, anaknya tetap bersama induk selama 111-137 hari, biasanya hingga masa bersarang selesai.

Betina Menjaga Dan Membesarkan Anak Dari Lubang Sarang

Mereka membutuhkan lubang pohong alamu sebagai tempat tinggal semnetara individu betina, sekaligus untuk melindungi dirinya dan anaknya dari predator. Burung ini akan berada dalam sarang ini selama masa bertelur, hingga sang anak di nilai siap untuk belajar terbang. Nah, lubang alami pada pohon tersebut kemudian di tutup menggunakan tanah, kotoran, lumpur, dan sisa makanan, sampai besar lubang tersebut hanya sebesar paruh mereka saja. Tempat tersebut akan di gunakan sebagai jalur jantan menyuapi betina dengan makanan yang sudah ia kumpulkan dari hutan, juga sebagai pintu mengeluarkan kotoran atau fesesnya.

Baca Juga: Daftar Burung yang Memiliki Sayap Namun Tidak Bisa Terbang

Punya Teknik Makan Yang Unik

Spesies ini punya teknik makan unik yang di sebut sebagai ballistic foof transport. Mereka memegang makanan berukuran besar di ujung paruhnya, setelahnya mengangkat dan menggerakan kepalanya ke belakang agar bisa menelan makanan secara utuh. Salah satu manfaat dari teknik ini yaitu mengurangi persaingan terhadap sumber daya makanan. Buah berukuran kecil bisa di makan oleh burung berukuran kecil. Selain itu, teknik ini meminimalisir kerusakan pada biji buah. Biji-bijian tersebut melewati saluran pencernaan dan bisa di keluarkan secara utuh. Karenanya, peluang biji untuk berkecambah dan menjadi tanaman baru lebih tinggi di bandingkan dengan menggunakan teknik makan biasa.

Bagaimana Cara Berkomunikasi

Vokasi utama dari julang emas adalah suara keras yang terdiri dari dua nada, terdengar seperti ku kak atau wuff-wuff. Panggilannya singkat tapi di ulang tiga kali atau lebih saat bertengger dan terbang. Ada jiga panggilannya bernada lebih tinggi dan keras, bisa terdengar dari jarak jauh. Ketika sedang menyuaran panggilannya, mereka memperlihatkan kantong tenggerokan berwarna cerah dan menggerakkan kepalanya ke atas. Panggilan lainnya berupa nada rendah dan terdengar seperti gonggongan.

Merupakan Satwa Dimorfik

Julang emas merupakan satwa termasuk dimorfik, yaitu satwa yang dengan penampakan berbeda antara jantan dan betinanya. Perbedaan jenis kelamin dari burung ini dapat di lihat dari warna temboloknya, warna kepala, dan warna bulu pada tengkuk.

Daftar Burung yang Memiliki Sayap Namun Tidak Bisa Terbang

Daftar Burung yang Memiliki Sayap Namun Tidak Bisa Terbang – Burung identik dengan dua sayap di tubuhnya. Tapi di berbagai belahan dunia, tidak semua burung yang memiliki sayap bisa terbang. Penelitian mencatat jika beberapa burung telah berevolusi dan menetap di daratan. lalu apa saja jenis burung yang tidak bisa terbang. Jenis-jenis burung sangat bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil dan dapat mengepakkan sayap dengan sangat cepat, penguin yang menyelam dengan sayapnya sehingga burung unta yang lebih tinggi dari manusia.

1. Bebek Pengarung

Bebek Amerika Selatan ini mendapatkan namanya dengan berlari melintasi air dan mengepakkan sayapnya seperti roda pada kapal uap. Mereka juga menggunakannya untuk bentuk pengepakkan lainnya. Terkenal agresif bebek pengarung terkenal terlibat dalam pertempuran satu sama lain karena perebutan wilayah. Mereka bahkan dikenal membunuh burung air yang ukurannya beberapa kali lebih besar dari mereka.

2. Burung Unta

Burung terbesar yang masih hidup, burung unta, dapat tumbuh hingga setinggi 2 meter dan berat lebih 136 kg. Telurnya sesuai dengan namanya juga merupakan terbesar di dunia, berdiamater sekitar 5 inci dan berat 1,3 kg. Kaki mereka yang kuat dapat menendang untung bertahan dan burung unta dapat berlari dengan kecepatan hingga 72 km per jam melintasi daratan terbuka Afrika, tempat mereka tinggal.

3. Kiwi

Burung Kiwi memiliki sayap vestigal tersembunyi dan bulu lembut seperti rambut. Tidak seperti burung lain, kiwi memiliki kubang hidung di ujung paruhnya bukan di pangkal. Namun burung asal Selandia Baru ini layak dikagum dikarenakan betinanya bertelur yang beratnya bisa mencapai 0,4 kg. Dibandingkan dengan ukuran burung ini adalah telur terbesar dari semua spesies yang masih hidup.

Baca Juga : Mengenal Jenis Parkit Australia untuk Menambah Ilmu

4.Kakapo

Kakapo, yang juga dikenal sebagai burung beo burung handu juga merupakan burung asli Selandia Baru. Burung beo nokturnal ini memiliki wajah seperti burung hantu, sikap seperti penguin, dan gaya berjalan seperti bebek. Burung ini memiliki bulu berwarna hijau-coklat cerah. Panjangnya dpaat mencapai 60 cm dan merupakan burung beo terberat di dunia. Buurng jantan mengeluarkan suara khas yang menggelegar seperti suara kendi yang di mainkan oleh satu burung yang bisa terdengar hingga setengah mil jauhnya.

5. Takahe

Takahe sangat melengkapi daftar burung yang tidak bisa terbang. Berasal dari Selandia Baru, burung ini terkenal ahli dalam petak umpet. Di perkirakan burung ini telah punah sejak akhir tahun 1800-an hingga tiba-tiba di temuakn kembali pada tahun 1948. Burung ini juga memiliki karakter yang berwarna-warni dengan bulu berwarna biru dan hijau cerah serta paruh berwarna merah. Nah, Takahe memiliki umur yang sangat panjang hingga 20 tahun.

6. Kasuari

Kasuari merupakan burung asli Australia dan pulau-pulau di sekitarnya termasuk Indonesia. Nah, Kasuari memiliki cakar seperti belati yang dapat tumbuh hingga 4 inci di bagian tengah jari kaki dan mereka di kenal dapat membunuh manusia. Meski menyeramkan kasuari memiliki bulu yang cantik dna berwarna-warni. Bulu Punggung mereka tampak mewah seperti jubah.

7. Penguin

Rasanya tidak lengkap jika tidak menyebutkan penguin dalam daftar burung yang tidak bisa terbang. Menurut laman Ensiklipedia Britannica, tubuh penguin lebih cocok untuk berenang dan menyelam. Kaki mereka yang pendek dan tubuh mereka yang kekar membuat mereka berjalan dengan gaya berjalan yang khas. Nah, Penguin juga terkenal sebagai burung romantis karena hanya mencari pasangan yang sama setiap musim. Bahkan di antara ratusan atau bahkan ribuan burung yang mungkin hidup di koloni mereka.

Mengenal Jenis Parkit Australia untuk Menambah Ilmu

Mengenal Jenis Parkit Australia untuk Menambah Ilmu – Burung parkit merupakan salah satu jenis burung yang memiliki tubuh kecil dan memiliki bulu yang unik. Nah, burung parkir ini terkenal dengan tubuh kecil dan keunikan bulunya. Ada beberapa jenis burung parkit Autralia yang memiliki ciri khas sendiri dan menjadi hal yang menarik untuk di pelihara dirumah menjadi teman rumah. Sesuai dengan namanya burung ini aslinya berasal dari pedalaman Australia. Meski begitu saat ini burung parkit Australia telah menjadi salah satu burung peliharaan yang paling populer termasuk di indonesia.

1. Pied

Pied merupakan salah satu jenis parkit yang memiliki ciri khas warna dasarputih dengan corak hitam di area punggung dan sayapnya. Corak kuning yang unik juga terdapat pada area tubuhnya, membuatnya sangat mudah dikenali. Nah, burung Parkit Jenis Pied sendiri dihargai mulai dari ratusan ribu hingga satu juta rupiah.

2. Lutino

Lutino menampilkan perpaduan warna kuning dan putih yang cerah dengan variasi warna kuning yang berbeda-beda. Nah, Lutino dianggap sebagai salah satu jenis parkit yang lebih mahal dengan harga yang bisa mencapai satu juta hingga satu koma lima juta rupiah. Ciri utamanya ada pada perpaduan kuning dan putih. Warna kuningnya juga beragam ada yang cerah kuningnya sampai terang seperti salju. Kemudian harga yang tertera tanpa melihat apa kelaminnya jantan atau betina.

3. Albino

Jenis Albino merupakan hasil perkawinan antara spesies Lutino dengan parkit berwajah putih. Kemudian Parkit Jenis Albino tidak memiliki corak warna yang dominan namun memiliki nilai estetika dan pemasaran yang tinggi. Harga albino berkisar antara delapa ratus ribu hingga satu juta rupiah. Albino tidak memiliki ciri di warnanya meskipun begitu masih terdapat nilai pemasarannya. Dengan danya harga yang cukup mahal tidak mengurangi kecintaan orang pada hewan sekalipun mahal pasti tetap saja di beli.

Baca Juga : Tips Merawat Burung Agar Selalu Sehat

4. Cinnamon

Cinnamon memiliki mutasi warna yang berbeda berdasarkan jenis kelaminnya. Ini menambahkan variasi yang menarik pada koleksi parkit Australia. Berbeda-beda berdasarkan spesies kelammnia secara mendasar mutasinya hanya grey menjadi coklat. Namun di perjelas jika jantan dominasi warnanya grey, kuning dimuka dan tompel di pipi orange terang. Sementara itu betina letak perbedaaanya ada di pipi dengan berwarna orang yang kusam. Daerah ekornya juga berwarna putih pada bulunya.

5. Falk Pearl

Seringkai burung mengalami persilangan warna sehingga terjadi mutasi yang beragam. Contoh hasil mutasi berwarna lain ini seperti white face cinnamon. Ada ciri khusus yang menjadi pertanda yakni yakni hilangnya bintik-bintik di tubuhnya. Namun jika betina tidak mengalami perubahan warna. Adanya ciri khas yang ditampilkan antara spesies jantan dan betian membuat orang lebih tahu cara membedakannya. Harganya dipatok per ekor burung spesies pearl ini mulai dari enam ratus ribu rupiah hingga satu setengah juta rupiah hampir sama dengan sebelumnya.

6. Falk White Face

Harga spesies Falk white face sama seperti dengan spesies pertama yakni Pied. Kisaran harga yang di berikan mulai dari lima ratus ribu rupiah hingga satu juta rupiah. Namun harga bisa saja berubah sesuai dengan permintaan yang fluktuatif yang berkembang di Indonesia. Ciri utama dari spesies parkit australia white face adalah daerah tubuh memiliki warna grey. Sementara di daerahnya kepala ada jambul dengan perpaduan berwarna putih dan grey. berbeda halnya di daerah wajah yang menampilkan warna putih.

Fakta Unik Burung Albatros Yang Belum Di Ketahui

Fakta Unik Burung Albatros Yang Belum Di Ketahui – Albatros adalah burung laut luar biasa dengan rentang sayap terpanjang di dunia hingga 3,7m, memungkinkannya terbang jarak jauh berhari-hari tanpa mengepakkan sayap dengan mengendalikan teknik meluncur angin, bahkan bisa tidur di udara, dan memiliki indra penciuman tajam. Di bawah ini ada beberapa fakta unik burung albatros.

Mampu Terbang Ribuan Kilometer Tanpa Mengepakkan Sayap

Kemampuan terbang jarak jauh albatross sudah menjadi legenda di kalangan pecinta satwa. Dengan teknik dynamic searing dan sloper soaring, burung ini memanfaatkan angin laut untuk meluncur tanpa harus mengeluarkan banyak energi. Sayapnya yang bisa mencapai lebih dari 3 meter membantu menjaga stabilitas selama penerbangan panjangnya. Fenomena ini membuat burung ini mampu bergerak dari satu benua ke benua lain tanpa jeda berarti. Mekanisme tubuhnya di rancang untuk efisiensi, menjadikannya salah satu burung dengan kemampuan jelajah terbaik di planet ini.

Memiliki Ritual Kawin Yang Sangat Setia

Albatros di kenal sebagai salah satu burung paling setia karena banyak pasangan tetap bersama seumur hidup. Ritual kawinnya melibatkan gerakan tarian, suara khusus, serta gerakan kepala yang terlihat seperti komunikasi penu makna. Proses tersebut membantu memperkuat ikatan dan memastikan kecocokan pasangan sebelum menghasilkan keturunan. Ketika sudah membentuk pasangan, burung ini biasanya kembali ke lokasi yang sama setiap tahun untuk bertemu pasangan lamanya. Keduanya bekerja sama merawat telur dan anak hingga kuat menjalani hiduppnya sendiri. Pola setia seperti ini menunjukkan kompleksitas emosional dan kecerdasan sosial yang jarang di miliki burung lain.

Terancam Oleh Polusi, Plastik, Dan Perubahan Iklim

Eksistensi burung ini menghadapi tantangan besar seiring meningkatnya polusi di lautan. Banyak albatross yang menelan potongan plastik karena mengira benda tersebut makanan, sehingga menyebabkan gangguan pencernaan sampai kematian. Selain itu, perubahan iklim mengganggu pola angin yang menjadi kunci utama bagi kemampuan jelajah burung ini.

Baca Juga: Fakta Menarik Burung Merak Yang Harus Di Ketahui

Cuma Hidup Di Satu Tempat

Tempat berkembangan biak utama burung ini ada di pulau espanola, kepulauan galapagos. Satu-satunya waktu saat burung ini bergeloombang tidak berada di daratan adalah antara januari dan maret. Pada periode waktu ini kalian bisa menemukan burung ini bergelombang duduk mengapung ramai-ramai di permukaan laut antara perairan timur galapagos dan pantai kolombia dan peru.

Bisa Hidup Lama Seperti Manusia

Burung ini adalah salah satu jenis burung dengan umur terpanjang. Kebayakan burung hanya hidup sampai usia belasan tahun, namun burung ini bisa hidup sampai 60 atau bahkan 70 tahun di alam liar. Spesies albatros laysan bahkan pernah di ketahui masih bisa bertelur dan merawat anak-anaknya pada tahun 63 tahun.

Membentuk Simbiosis Mutualisme Dengan Ikan Matahari

Ikan matahari atau ikan mola mola adalah sejenis ikan dengan ukuran yang sangat besar namun berbentuk aneh. Tubuhnya pipih dan tampak seperti ikan pari yang berenang miring. Ikan ini biasa di tempeli banyak hewan parasit di tubuhnya, dan itu bisa membuat mereka sakit. Burung ini menjadi semacam penolong bagi ikan matahari dengan memakan hewan-hewan parasit tersebut. Baik ikan matahari maupun albatros pun di untungkan dari simbiosis itu, burung ini mendapat makanan sedangkan ikan matahari bisa di bersihkan tubuhnya.

Memiliki Indra Penciuman Yang Kuat

Burung ini memiliki indra penciuman yang kuat dan berfungsi untuk mencari makan. Albatros dapat mencium makanan dari jarak 12 mil.

Fakta Menarik Burung Merak Yang Harus Di Ketahui

Fakta Menarik Burung Merak Yang Harus Di Ketahui – Burung merak adalah salah satu jenis burung yang memiliki ekor panjang dan cantik. Ekor tersebut adalah satu dari ciri ciri burung merak. Burung ini terdapat tiga spesies merak yang kita kenali, yaitu merak india, merak hijau, serta merak kongo yang berasal dari afrika. Di balik keindahan ekornya, burung merak menyimpan banyak fakta yang menarik, di bawah ini ada beberapa fakta menarik burung merak yang harus di ketahui.

Merak India Di Nobatkan Sebagai Burung Nasional

Pada tahun 1963 merak india di tetapkan sebagai burung nasional india. Hal ini di sebabkan, burung ini dapat di temui di banyak tempat di india. Selain itu, burung ini di anggap sebagai burung dengan jumlah populasi yang tidak mengkhawatirkan, alias kelestariannya masih terjaga. Di samping itu, burung merak juga di katikan dengan agam hindu yang banyak di anut oleh masyarakat india.

Ekor Memesona Untuk Menarik Perhatian Betina

Merak jantan memiliki bulu dan ekor panjang yang memesona dan ikonik. Aksi memamerkan keindahan bulu ini kerap di lakukan para pejantan untuk menarik perhatian betina. Mereka akan mengangkat ekornya dan melebarnya sisi ke sisi lalu menggetarkannya. Getaran ini mengirimkan semacam gelombang tekanan yang di terima oleh sensor pada jambul betina. Umumnya, merak betina tidak memiliki warna bulu yang mencolok. Hal ini karena merak betina harus bersembunyi dari predator saat harus mengerami telur dan membesarkan anak-anaknya sendirian. Memiliki warna bulu mencolok tentu akan membuatnya mudah di temukan predator.

Baca Juga: Fakta Menarik Burung Maleo Endemik Asli Indonesia

Merak Putih Karena Leukisme

Kamu mungkin pernah melihat atau mendengarkan merak putih sebelumnya. Berbeda dengan merak pada umumnya, merak putih memiliki bulu yang seutuhnya berwarna putih. Biar pun ciri ini akan membuatmu mengira kalau mereka mengalami albinisme, sebernanya mereka mengalami apa yang di sebut leukisme. Leukisme merupakan mutasi genetik yang menyebabkan hilangnya pigmentasi sebagian. Oleh karena itu, merak putih memiliki kulit dan bulu berwarna putih seutuhnya, tapi sel pigmen pada mata mereka tidak hilang atau normal. Beberapa pada albinisme yang membuat mata kehilangan sel pigmen menjadi kemerahan.

Mahkota Di Kepala Mereka Sebenarnya Merupakan Sensor Penting

Jambul merak yang mirip dengan mahkota di atas kepala memiliki tujuan penting dalam perkawinan. Baik jantan maupun betina memiliki bulu yang panjang dan memiliki bentuk tertentu. Namun, perlu di catar bahwa mahkota tersebut bukan hanya berfungsi untuk mempercantik saja, tetapi mereka menggunakannya sebagai sensor. Ketika merak jantan menggoyangkan ekornya untuk menarik perhatian betina, betina melihat tampilan dan merasakannya di kepalanya melalui sensor mahkota tersebut.

Burung Merak Sering Di Jadikan Sebagai Simbol Budaya

Tidak dapat di mungkiri bahwa memang keindahan bulu dari burung ini seolah memikat siapa pun, sehingga banyak yang tertarik dengan burung yang satu ini. Bahkan, kamu mungkin akan sering menemukan berbagai hal yang menggunakan burung merak sebagai simbol utamanya. Hewan ini sering di anggap sebagai simbol keindahan, kebanggaan, hingga kekayaan, bahkan tak jarang sering muncul di berbagai karya seni. Sebetulnya motif merak ini pertama kali berasal dari india selama lebih dari 4 ribu tahun yang lalu dan menjadi simbol kerajaan. Setelah itu, sejak tahun 1800 penggunaan motif merak ini mulai banyak di gunakan di berbagai negara-negara.

Fakta Menarik Burung Maleo Endemik Asli Indonesia

Fakta Menarik Burung Maleo Endemik Asli Indonesia – Setiap tanggal 21 November di peringati sebagai Hari Maleo Sedunia atau World Maleo Day. Maleo sendiri merupakan nama burung endemik dari Indonesia tepatnya Pulau Sulawesi. Burung Maleo memiliki nama latin Macrocephalon maleo. Kemudian Hari Maleo Sedunia pertama kali di peringati pada 2020 kemarin dalam kegiatan festival Maleo yang di gelar oleh Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone di wisata alam Lombongo pada 21 November 2020. Dari lama resmi Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone tanggal 21 November di pilih di karenakan tanggal itu pada 21 tahun lalu dilepas liarkan anak Maleo untuk pertama kali hasil konsevasi semi alami.

1. Hanya Bisa Ditemui di Sulawesi

Burung Maleo merupakan satwa endemik Sulawesi yang tidak bisa di temui di tempat lain diseluruh dunia. Taman Nasional Lore Lindu kabarnya menjadi habitat asli Burung Maleo. Burung ini menjadi khas dari Provinsi Sulawesi Tengah. Nah, Maleo banyak di temukan di daerah Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah bisa di bilang. Luwuk merupakan rumah bagi spesies burung terestrial ini.

2. Mirip Ayam

Burung ini memiliki penampakan seperti ayam dengan warna hitam dan putih yang dominan. Yang membedakan keduanya hanya pada bagian leher yang sedikit lebih panjang dan paruh kuningnya yang cenderung lebih tebal. Kulit di sekitar matanya berwarna kuning. Paruhnya warna jingga keabuan dan memiliki tinggi sekitar 55 cm.

3. Sangat Terancam Punah

Meski asli Sulawesi dan tidak bisa di temukan di tempat lainnya. Tetap nasib Maleo sunggu malang kini status konservasinya sudah ada di level Endangered alias terancam punah. Karena ulah manusia yang sering memburu Maleo dna telurnya untuk di konsumsi. Selain itu, Burung Maleo juga hanya bertelur sebutir dalam setiap musim. Faktor ini juga yang membuat keberadaan satwa ini kian mengalami kepunahan. Aktivitas pariwisata dan pembukaan lahan sawit di tuding menjadi salah satu penyebab kurangnya populasi satwa endemik Sulawesi tersebut.

Baca Juga : Cara Mudah Melatih Burung Jalak Kebo Bicara dengan Mudah dan Lancar

4. Burung Setia

Yang unik dari Burung Maleo ini adalah mereka merupakan hewan yang monogami alias setia terhadap pasangan sepanjang hidupnya. Maleo jantan hanya sekali menikah dna tidak kawin dengan betina lainnya selama dia hidup. Maleo itu merupakan hewan yang sangat setia dengan pasangannya. Dia hanya kawin dengan satu betina saja. Jika pasangannya mati dia akan ikut mati. Padahal mereka sekali bertelur tidak banyak. Pantas jika mereka hampir punah.

5. Ada Ritual Khusus

Dulu warga lokal Luwuk kerap berburu Maleo untuk mengkonsumsi telurnya. Tapi sekarang warga sudah mulai sadar bahwa Maleo adalah satwa langka yang harus di lindungi. Bahkan warga setiap tahunnya sellau mengadakan ritual Tumpe yang bernuansa mistis. Ritual ini di gelar untuk penghormatan terhadap telur Maleo dan tentunya menjaga kelestarian burung tersebut.

6. Tidak Mengerami Telurnya

Jika burung lain selalu mengerami telurnya hingga menetas. Beda halnya dengan burung Maleo, mereka tidak pernah mengerami telurnya malah mereka menguburnya kedalam pasir. Oleh karena itu ukuran telurnya sangat besar. Ukurannya bisa lima kali lipat lebih besar dari telur ayam biasa. Saking besarnya setelah bertelur biasanya Maleo betina akan pingsan karena kehabisan tenaga.

7. Tersisa 8000-14000 Individu dan Terus Menurun

Secara global menempatkan burung maleo sebagai spesies terancam dengan populasi yang menurun terus menerus. Menampilkan data di tahun 2016 dengan lingkup penilaian global mencantumkan populasi Maleo masih di kisaran 8000-14000 individu dewasa. Dengan catatan spesies ini menurun sangat cepat karena kombinasi ancaman.

Fakta Menarik Burung Emu Yang Jarang Di Ketahui

Fakta Menarik Burung Emu Yang Jarang Di Ketahui – Burung emu adalah burung kedua terbesar di dunia setelah burung unta. Selain itu burung ini juga bisa di bilang kerabat burung kasuari yang juga cukup besar. Memiliki ukuran yang besar namun sayapnya ternyata kecil, sehingga burung ini tidak bisa terbang seperti burung pada umumnya. Di bawah ini ada beberapa fakta menarik burung emu yang jarang di ketahui.

Kecepatan Lari Mengesankan

Burung ini memiliki kemampuan berlari dengan sangat cepat. Meskipun ukuran tubuhnya yang besar, burung ini dapat mencapai kecepatan lari hingga 50 kilometer per jam. Hal tersebut membuat emu menjadi burung tercepat kedua setelah burung unta. Kecepatan tersebut dapat memungkinkannya untuk bergerak dengan cepat atau melarikan diri dari ancaman. Leher dan kakinya yang panjang dapat membantu mereka untuk mengamvil langkah yang panjang.

Bersifat Nomaden

Emu adalah spesies cenderung menjelajahi area lebih luas saat mencari sumber makanan. Mereka dapat berpindah dari satu daerah ke daerah lain untuk mengikuti musim dan sumber makanan yang berbeda. Biasanya burung ini melakukan perjalanan dengan berpasangan, tetapi terkadanga mereka juga melakukannya dengan mebentuk kawanan besar.

Burung Jantan Yang Mengerami Dan Membesarkan Anak

Berbeda dengan hewan lain, burung ini memiliki cara hidup yang unik, yaitu burung emu jantan yang akan mengerami dan membesarkan anaknya. Emu jantan akan bertahan mengerami telur-telurnya hingga menetas, bahkan hewan ini bisa tidak makan dan minum agar selalu bersama anak-anaknya. Setelah menetas, emu jantan akan membesarkan anaknya hingga cukup mampu bertahan hidup sendiri. Umumnya burung jantan bisa bersama anak-anaknya selama lima hingga 18 bulan.

Emu Harus Memiliki Akses Pada Air Segar Setiap Harinya

Di habitat asli mereka, emu akan menjelajahi ratusan mil jaunya untuk mendapatkan sumber makanan dan air. Mereka harus memiliki akses ke air segar setiap harinya. Ketika makanan langka, burung ini akan menyimpan banyak lemak sebagai persediaan. Dan juga mereka memakan bagian tumbuhan yang memiliki banyak nutrisi seperti biji-bijian, bunga, buah-buahan dan tunas. Burung ini juga memakan serangga dan hewan vertebrata kecil ketika mudah di dapatkan. Hewan ini tidak akan memakan rumput kering dan daun tua.

Baca Juga; Fakta Menarik Hewan Burung Harpy Eagle Yang Harus Di Ketahui

Ujung Sayap Emu Memiliki Cakar Kecil

Hewan ini salah satu dari sedikit spesies burung yang memiliki cakar pada sayapnya. Spesies burung lainnya yang memiliki cakar pada sayapnya adalah burung unta, bebek dan angsa. Emu mempunyai modifikasi unik untuk menjaga keseimbangannya saat berlari. Mereka juga memiliki paruh yang lembut untuk merumput dan alas kaki tebal untuk melakukan perjalanan jauh.

Warna Bulunya Berbeda Tergantung Habitatnya

Burung ini memiliki bulu lebat berwarna abu-abu kecoklatan yang terlihat kusut, dengan kepala dan leher yang sebagain besar tidak bulu serta berwarna hitam kebiruan. Bulu burung ini nampak terlihat kusut. Karena tidak di gunakan untuk terbang, sayap nya sangat kecil, dan bulunya lebih berfungsi sebagai pelindung dari panas matahari. Menariknya, warna bulu emu bisa sedikit berubah susuai habitatnya. Biasany memiliki bulu kemerahan, sedangkan yang hidup di daerah lembap cenderung berwarna lebih gelap.

Suaranya Bisa Terdengan Hingga 2 Kilometer

Burung ini memiliki cara unik untuk berkomunikasi, yaitu lewat suara yang di hasilkan dari kantung udara di lehernya. Kantung ini bisa mengembangakan dan memungkinkan emu mengeluarkan bunyi sangat keras.