Arsip Tag: burung laut

Fakta Menarik Burung Puffin Burung Laut Menggemaskan

Fakta Menarik Burung Puffin Burung Laut Menggemaskan – Puffin merupakan burung laut kecil yang tampilannya sering menarik perhatian karena paruhnya yang berwarna cerah dan ekspresi wajah yang lucu. Meski tampak menggemaskan, burung ini menyimpan banyak fakta menarik yang jarang di ketahui. Mereka di kenal sebagai penyelam andal yang mencari makan di laut dan hidup bekoloni di pulau-pulau berbatu, bahkan terdapat salah satu pulau yang di juluki pulau Puffin. Di balik penampilannya yang menghibur, puffin memiliki adaptasi luar biasa mulai dari paruh yang bisa berubah warna sehingga kemampuan menangkap banyak ikan sekaligus. Dengan segala keistimewaan, puffin menjadi salah satu burung laut yang menarik untuk di pelajari.

1. Asal Nama Puffin

Puffin memiliki beberapa nama yang berasal dari penampilannya. Nah, Puffin Atlantik memiliki nama Latin Fratercula arctica, yang berarti saudara kecil dari utara. Nama tersebut merujuk pada bulu puffin Atlantik yang menyerupai jubah biarawan. Kata Puffin di yakini berasal dari kata Puff yang memiliki arti bengkak. Hal tersebut merujuk pada anak burung puffin yang memang berbulu lebat dan tampak bulat. Selain itu, puffin juga di sebut sebagai badut laut atau parrot laut karena ekspresi lucunya dan paruh mereka yang berwarna-warni.

2. Puffin Tidak Membangun Sarang Namun Menggali Lubang

Puffin tidak membangun sarang untuk membesarkan anak burungnya. Mereka akan menggali tanah dengan paruh dan kaki mereka dengan kedalaman hingga sekitar 3 kaki. Menggali menjadi hal yang alami bagi puffin. Paruh kuat mereka dapat di gunakan untuk menggali dan tanah galian tersebut di fungsikan oleh puffin sebagai gua untuk membesarkan anak burungnya. Gua tersebut di buat miring ke atas untuk mencegah banjir. Selain itu puffin mencari tempat yang terlindungi yaitu di antara batu-batu di tebing curam yang dapat melindungi anak burung dari predator.

Baca Juga :  Fakta Menarik Burung Julang Emas Yang Belum Di Ketahui

3. Paruh Puffin dapat Berubah Warna

Paruh puffing adalah salah satu ciri khas paling mencolok. Nah, Puffin di kenal memiliki paruh warna oranye cerah. Saat musim dingin paruh puffin akan memudah dan sebagian menjadi rontok. Warna mencolok dari paruh puffin hanya dapat berguna selama musim kawin, saat musim semi tiba. Setelahnya puffin akan kembali ke laut lepas setelah berkembang biak, lapisan luar berwarna cerah pada paruhnya akan rontok dan berubah menjadi cokelat kusam yang jauh lebih kecil. Sebenarnya paruh mencolok tersebut menjadi hambatan bagi puffin karena membuat burung tersebut mudah terlihat oleh predator dan mangsanya.

4. Puffin Memiliki Warna Ultraviolet

Puffin baru-baru ini di temukan memiliki bercak fotoluminesen pada paruhnya. Warna ultraviolet pada burung ini di yakini sebagai tanda kebugaran yang membantu mereka untuk memilih pasangan. Namun warna ini tidak dapat terlihat oleh manusia tanpa menggunakan lampu hitam.

5. Puffin Merupakan Burung yang Terbang dengan Usaha Tinggi

Puffin memiliki sayap pendek dan tebal yang membuat mereka menjadi perenang yang hebat. Namun sayangnya, sayap tersebut menimbulkan kelemahan bagi mereka sebagai burung. Nah, Puffin memang dapat terbang dengan kecepatan 55 mph, tetapi dengan bentuk sayap seperti itu, membuat puffin perlu mengibaskan sayap sekitar 400 kali per menit untuk terbang. Selan itu puffin biasanya menggunakan sayap untuk terbang di banyak air. Memiliki kaki berselaput dan dapat berenang di permukaan laut seperti bebek.

6. Memiliki Lidah Khusus untuk Membantu Menangkap dan Memegang Ikan

Puffin memiliki kemampuan luas biasa dalam menangkap beberapa ikan kecil sekaligus setiap menyelam. terutama jenis ikan seperti sand eels, yang menjadi makanan favorit mereka. Kemampuan ini didukung oleh struktur lidah dan langit-langut mulut yang unik.

Fakta Menarik Burung Albatros yang Bisa Tidur sambil Terbang

Fakta Menarik Burung Albatros yang Bisa Tidur sambil Terbang – Alam penuh dengan hewan menakjubkan dan burung albatros adalah salah satunya. Burung laut besar ini bukan hanya dikenal karena rentang sayapnya yang bisa mencapai 3,5 meter tetapi juga karena kemampuannya terbang tanpa henti selma berhari-hair bahkan tidur sambil terbang. Penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa albatros bisa tidur dalam kondisi unihemispheric slow-wave sleep yaitu tidur dengan satu belahan otak tetap aktif memungkinkan mereka tetap terbang dan waspada terhadap ancaman di udara. Burung ini bisa menghabiskan hingga 90% hidupnya di udara. Hanya mendarat untuk berkembang biak. Mereka menggunakan pola angin laut untuk meluncur tanpa perlu mengepakkan sayap secara aktif sehingga menghemat energi saat bermigrasi ribuan kilometer melintasi samudra.

1. Tampilan Kontras yang Khas

Albatros bergelombang atau waved albatross merupakan jenis burung albatros berukuran sedang. Rentang sayapnya mencapai 2,5 meter dengan berat tubuh 4 kilogram. Meski terbilang sedang untuk ukuran burung albatros burung ini menjadi terbesar di kepulauan Galapagos. Albatros bergelombang tampil khas dengan kepala pucat yang kontras dengan tubuhnya yang cokelat. Paruhnya yang juga besar dan panjang untuk kepalanya yang kecil. Meminiliki bulu bergelombang diarea tengkuk yang menjadi inspirasi namanya.

2. Satu-Satunya yang Hidup di Khatulistiwa

Albatros bergelombang tergolong dalam genus Phobastria yang mengelompokkan empat spesies albatros tropis. Ada albatros laysan dan albatros kaki hitam yang bersarang di kepulauan Hawaii dan albatros ekor pendek di selatan Jepang. Menjadi satu-satunya jenis albatros yang berkembang biak dan habiskan seluruh masa hidupnya diwilayah khatulistiwa.

Baca Juga : Beberapa Jenis Burung Peliharaan Termahal di Dunia

3. Cuma Hidup di Satu Tempat

Di mana kamu bisa menemukan albatros bergelombang. Tempat berkembang biak utama burung ini ada di Pulau Espanola, Kepulauan Galapagos. Menurut laman berada di darat adalah satu-satunya waktu saat albatros bergelombang tidak berada di darat antara Januari dan Maret. Pada periode waktu ini kamu bisa menemukan albatros bergelombang duduk mengapung ramai-ramai ini bisa di permukaan laut antara perairan timur Galapagos dan pantai Kolombia dan Peru.

4. Kebiasaan Makan yang Tidak Biasa

Saat mencari makanan albatros bergelombang terbang ke laut lepas. Menurut laman Animalia burung ini terbang lurus menuju satu lokasi di lepas Pantai Peru tidak lebih dari 1.000 kilometer ke arah timur. Kemungkinan burung ini tidak mengandalkan medan magnet bumi sebagai petunjuk arah. Kamu bisa menemukan albatros bergelombang duduk di permukaan laut sambil mencari ikan, cumi-cumi dan hewan laut lain untuk di makan. Biasanya ia berburu di malam hari saat cumi-cumi berenang dekat ke permukaan. Terkadang albatros bergelombang juga mencuri makanan dari angka batu (boobies). Ia menjadi satu-satunya burung albatros yang bersifat kleptoparasit.

5. Ritual Manis untuk Memperkuat Ikatan

Albatros bergelombang berpasangan sehidup semati. Untuk memperkuat ikatan, burung ini suka melakukan ritual di mana sepasang saling berhadapan dengan paruh besar saling bersentukan dan mengetuk. Sesekali ia membungkuk dan mengarahkan paruh ke langit. Meski terpisah saat musim dingin, albatros bergelombang akan bertemu lagi dengan pasangan di tempat berkembang biak. Burung ini tidak pernah terlihat mencari pasangan baru setelah pasangan aslinya mati.

6. Melakukan Inkubasi Bergerak

Albatros bergelombang adalah satu-satunya bruung albatros yang meletakkan telurnya di cekungan alami atau langsung di atas tanah. Ia tidak membangun sarang atau semacamnya. Albatros ini berkembang biak di antara batu-batu besar dan kolam lava yang mengeras dengan cukup di semak-semak. Menganut sistem inkubasi bergerak induk suka berpindah bersama telurnya hingga 40 meter jauhnya.