Fakta Menarik Rainbow Lorikeet Yang Belum Kalian Ketahui – Australia juga punya biodiversitas burung yang cukup kaya. Tercatat lebih dari 850 spesies burung ada di negara ini dan 45% di antaranya tidak di temukan di tempat lain. Salah satu burung asli australia yang punya warna memikat ialah burung nuri rainbow lorikeet. Rainbow lorikeet merupaan spesies lorikeet yang terbesar luas di mainiand australia, terutama bagian pesisir utara dan timur. Burung yang saat dewasa berukuran sekitar 25-30 cm ini bisa hidup di hutan hingga perkotaan sehingga cukup mudah di temui di negara tersebut. Berikut ada beberapa fakta menarik rainbow lorikeet yang belum kalian ketahui.
Merupakan Burung Pemakan Nektar Dan Serbuk Sari, Jadi Polinator Alami
Diet utama rainbow lorikeet ialah nektar dan serbuk sari tanaman berbungan. Bunga yang mereka senangi ialah banksia, hibiskus, serta eukaliptus. Untuk memudahkannya makan, ujung lidah burung ini bertekstur seperti sikat untuk menyapu nektar dan serbuk sari dalam sekali usap. Cara makannya ini ternyata punya manfaat bagi ekosistem. Burung ini berperan sebagai polinator atau perantara proses penyerbukan tanamanan. Serbuk sari yang menempel pada leher dan dahi burung ini saat makan akan terbawa dan membuahi tanaman lainnya. Beberapa jenis tanaman yang reproduksinya terbantu oleh rainbow lorikeet ialah eukaliptus dan tanaman kelapa.
Menjadi Hama Di Australia Barat, Bersikap Agresif Pada Burung Lokal
Burung ini bukanlah satwa native australia barat. Mereka berasal dari pesisir timur australia. Namun, pada akhir 1960 an, terdapat tujuh atau delapan ekor burung yang terlepas dari sebuah aviary di pulau rottness. Kawanan tersebut kemudian menetap di perth dan berkembang biak secara pesat. Di tahun 1990 an jumlahnya sudah lebih dari 1000 ekor. Populasinya sekarang di perkirakan lebih dari 40ribu ekor di seantero negara bagian ini. Rainbow lorikeet di anggap meresahkan karena mengganggu populasi burung lokal dan juga perkebunan buah penduduk. Birdlife Australia melaporkan bahwa burung ini kerap menghalangi burung lokal untuk bersarang di sekitarnya bahkan bisa membunuh anakan dari spesies burung lain. Burung ini pun di nyatakan pemerintah austalia barat sebagai hama.
Baca Juga: Ciri Burung Lovebird Ketika Sedang Hamil dan Akan Bertelur
Punya Kembaran Bernama Coconut Lorikeet Yang Juga Hidup Di Indonesia
Rainbow lorikeet adalah satu dari sepuluh spesies nuri dalam genus trivhoglossus. Ada saudaranya yang rupanya mirip dan kerap di sangka rainbow lorikeet, yakni trichoglossus haematodus (coconut/ gren-naped lorikeet). Dalam bahasa indonesia, burung ini di kenal dengan nama nuri atau perkici pelangi. Burung trichoglossus haematodus punya corak warna hampir serupa dengan rainbow lorikeet. Asutralia gepgraphic melansir perbedaannya terletak pada ekor coconut lorikeet yang lebih pendek, serta adanya warna hitam pada bagian perutnya yang tidak ada pada rainbow loriket. Di australia coconut lorikeet hanya di temukan di kepulauan selat torres yang memisahkan australia utara dengan papua nugini. Sememtara Indonesia burung yang di lindungi pemerintah ini terdapat di bagian timur seperti maluku dan papua barat.
Jantan Dan Betina Sulit Di Bedakan
Sexual dichromatism atau kondisi di mana salah satu jenis kelamin punya warna bulu yang lebih cerah dari lawan jenisnya biasa terjadi pada burung. Namun, hal tersebut tidak di alami rainbow lorikeet. Kedua jenis kelamin punya corak dan warna yang sama. Unyuk membedakannya, burung ini yang jantan biasanya berukuran sedikit lebih besar dari betina.