Arsip Tag: perbedaan gagak

Perbedaan Menarik dari Raven dan Crow yang Jarang Diketahui

Perbedaan Menarik dari Raven dan Crow yang Jarang Diketahui – Mungkin di Indoensia jarang di temukan burung gagak. Namun di luar negeri seperti Amerika Serikat, burung gagak ini bahkan hidup di perkotaan untuk bertahan hidup dan mencari makan. Jika kamu melihatnya secara sekilas memang keduanya tampak sama namun saat di lihat dari karakteristiknya bahkan ekor akan terlihat jelas mana crow dan mana raven. Tidak hanya ekornya saja ada beberapa perbedaan lainnya yang bisa di identifikasi mulai bentuk fisik maupun kepintarannya.

1. Bentuk Fisik

Dalam klasifikasi biologi crow dan raven berasal dari keluarga yang sama yaitu Corvidae. Genus corvidae namun klasifikasi spesies yang berbeda. Tidak hanya klasifikasi namun bentuk fisik juga berbeda.Raven memiliki bentuk tubuh yang lebih besar, lebih panjang, lebih berat di bandingkan crow. Panjang tubuhnya bisa sampai 60-68 cm dengan berat 1.1 kg sehingga mirip dengan elang. Tubuhnya yang kemilau dan terlihat basah serta memiliki bulu yang tebal dan panjang utamanya bagian sayap. Sayapnya juag lebih lebar dengan leher tampak memanjang saat terbang. Selain itu bentuk paruh raven cenderung melengkung, kuat dan besar serta ada rambut di atas paruh tersebut. Sedangkan crow memiliki bentuk seperti merpati dengan panjang sekitar 43 cm dan berat 500 gram.

2. Sayap dan Bulu Saat Terkena Matahari

Crow memiliki sayap yang berbentuk tumpul dengan lebar sekitar 32-40 inci atau 80-101 cm saat mengepakkan sayapnya. Saat terbang crow akan mengembangkan tubuhnya sehingga terlihat corak warna ungu dan sayap kehitaman saat terkena matahari dengam warna biru atau ungu.

Baca Juga : Tips Merawat Burung Agar Selalu Sehat

3. Kepintarannya Berbeda

Hampir semua keluarga Corvidae memiliki kecerdasan yang tinggi. Uniknya keluarga ini memiliki reaksi yang aneh terhadap kematian dalam bentuk semacam ritual ataupun pemakaman. Hal ini menjadi relevan dengan mitologi yang selalu menghubungkan crow dan raven terhadap kematian. Baik dari crow maupun raven bisa melakukan pengenalandiri pada cermin dan memiliki problem solving. Walaupun begitu dalam aspek pemecahan masalah raven lebih unggul sedangkan crow lebih baik dalam mengenali wajah. Tidak hanya itu crow juga memiliki kecerdasan dalam mencari makan dan bertahan hidup khususnya di perkotaan hari ini sudah di teliti pada July 2014 dengan kesimpulan bahwa crow bisa bekerja sebaik manusia yang berusia 7-10 tahun.

4. Habitat dan Makan

Crow banyak di temukan di daerah perkotaan karena mereka mudah beradaptasi. Membentuk koloni baik di kota besar atau kecil karena crow termasuk burung yang suka bersosialisasi dan lebih berani. Sedangkan raven banyak di temukan di daerah yang lebih liar dan menghindari daerah yang padat dengan burung lain serta cenderung terisolasi. Nah, Raven juga termasuk burung yang berhati-hati dan kurang bersosialisasi. Di habitat mereka raven dan crom mencari makan sesuai dengan diri mereka sendiri. Nah, untuk Raven lebih menyukai invertebrata kecil, amfibi, reptil, mamalia kecil, burung, bangkai sapi atau domba serta sampah manusia. Sedangkan crow lebih suka burung, buah-buahan, moluska, biji-bijian, kacang-kacangan, telur, katak, tikus dan bangkai.

5. Mitologi

Setiap negara pasti memiliki mitologi tersendiri, salah satunya jika ada kehadiran crow dan raven. Di Irlandia, crow di artikan sebagai kematian bahkan di cerita rakyat Crownwall di asosiasikan dengan dunia lain sehingga harus di hormati. Sedangkan mitologi Aborigin, Australia, crow adalah makhluk leluhur dan dalam Buddhisme di lambangkan sebagai pelindung Dharma dalam bentuk fisik atau duniawi.