Arsip Tag: rekomendasi peliharaan

Mengenal Jenis Parkit Australia untuk Menambah Ilmu

Mengenal Jenis Parkit Australia untuk Menambah Ilmu – Burung parkit merupakan salah satu jenis burung yang memiliki tubuh kecil dan memiliki bulu yang unik. Nah, burung parkir ini terkenal dengan tubuh kecil dan keunikan bulunya. Ada beberapa jenis burung parkit Autralia yang memiliki ciri khas sendiri dan menjadi hal yang menarik untuk di pelihara dirumah menjadi teman rumah. Sesuai dengan namanya burung ini aslinya berasal dari pedalaman Australia. Meski begitu saat ini burung parkit Australia telah menjadi salah satu burung peliharaan yang paling populer termasuk di indonesia.

1. Pied

Pied merupakan salah satu jenis parkit yang memiliki ciri khas warna dasarputih dengan corak hitam di area punggung dan sayapnya. Corak kuning yang unik juga terdapat pada area tubuhnya, membuatnya sangat mudah dikenali. Nah, burung Parkit Jenis Pied sendiri dihargai mulai dari ratusan ribu hingga satu juta rupiah.

2. Lutino

Lutino menampilkan perpaduan warna kuning dan putih yang cerah dengan variasi warna kuning yang berbeda-beda. Nah, Lutino dianggap sebagai salah satu jenis parkit yang lebih mahal dengan harga yang bisa mencapai satu juta hingga satu koma lima juta rupiah. Ciri utamanya ada pada perpaduan kuning dan putih. Warna kuningnya juga beragam ada yang cerah kuningnya sampai terang seperti salju. Kemudian harga yang tertera tanpa melihat apa kelaminnya jantan atau betina.

3. Albino

Jenis Albino merupakan hasil perkawinan antara spesies Lutino dengan parkit berwajah putih. Kemudian Parkit Jenis Albino tidak memiliki corak warna yang dominan namun memiliki nilai estetika dan pemasaran yang tinggi. Harga albino berkisar antara delapa ratus ribu hingga satu juta rupiah. Albino tidak memiliki ciri di warnanya meskipun begitu masih terdapat nilai pemasarannya. Dengan danya harga yang cukup mahal tidak mengurangi kecintaan orang pada hewan sekalipun mahal pasti tetap saja di beli.

Baca Juga : Tips Merawat Burung Agar Selalu Sehat

4. Cinnamon

Cinnamon memiliki mutasi warna yang berbeda berdasarkan jenis kelaminnya. Ini menambahkan variasi yang menarik pada koleksi parkit Australia. Berbeda-beda berdasarkan spesies kelammnia secara mendasar mutasinya hanya grey menjadi coklat. Namun di perjelas jika jantan dominasi warnanya grey, kuning dimuka dan tompel di pipi orange terang. Sementara itu betina letak perbedaaanya ada di pipi dengan berwarna orang yang kusam. Daerah ekornya juga berwarna putih pada bulunya.

5. Falk Pearl

Seringkai burung mengalami persilangan warna sehingga terjadi mutasi yang beragam. Contoh hasil mutasi berwarna lain ini seperti white face cinnamon. Ada ciri khusus yang menjadi pertanda yakni yakni hilangnya bintik-bintik di tubuhnya. Namun jika betina tidak mengalami perubahan warna. Adanya ciri khas yang ditampilkan antara spesies jantan dan betian membuat orang lebih tahu cara membedakannya. Harganya dipatok per ekor burung spesies pearl ini mulai dari enam ratus ribu rupiah hingga satu setengah juta rupiah hampir sama dengan sebelumnya.

6. Falk White Face

Harga spesies Falk white face sama seperti dengan spesies pertama yakni Pied. Kisaran harga yang di berikan mulai dari lima ratus ribu rupiah hingga satu juta rupiah. Namun harga bisa saja berubah sesuai dengan permintaan yang fluktuatif yang berkembang di Indonesia. Ciri utama dari spesies parkit australia white face adalah daerah tubuh memiliki warna grey. Sementara di daerahnya kepala ada jambul dengan perpaduan berwarna putih dan grey. berbeda halnya di daerah wajah yang menampilkan warna putih.

Penyebab Bulu Burung Rontok yang Harus Diperhatikan

Penyebab Bulu Burung Rontok yang Harus Diperhatikan – Selain kucing dan anjing, burung adalah hewan yang sering di jadikan peliharaan. Tentu saja aktivitas gerak burung tidak seleluasa kucing dan anjing. Burung biasanya di tempelkan di sangkat khusus. Rupa dan suara kicauan burung menjadi daya tarik utamanya. Perawatan burung mungkin bisa di katakan tidak serumit hewan peliharaan lainnya.

Namun, tentu saja hal itu bergantung pada jenis burung juga. Burung-burung peliharaan umumnya mereka di beri makan, di mandikan dan di ganti sangkarnya secara rutin. Penyebab bulu burung peliharaan rontok b9isa menjadi perhatian bagi para pemilik burung. Bulu yang rontok dapat menjadi indikasi kesehatan burung yang buruk atau lingkungan yang tidak sesuai.

Penyebab Bulu Burung Rontok

1. Mabung

Mabung adalah proses alami di mana burung menganti bulu-bulunya yang tua dengan yang baru. Proses ini membuat burung terlihat botak sementara, namun seharusnya tidak ada masalah serius.

2. Stress

Stress bisa menjadi penyebab utama bulu burung rontok, perubahan lingkungan, kehadiran predator atau kurangnya interaksi dengan pemiliknya yang dapat menyebabkan stres pada burung.

3. Nutrisi yang Tidak Mencukupi

Kekurangan nutrisi, seperti protein, vitamin dan mineral dapat menyebabkan masalah kesehatan pada burung, termasuk bulu yang rapuh dan rontok. Malnutrisi pada burung juga bisa menyebabkan bulu-bukunya menjadi lepas satu persatu dan rontok. Salah satu contoh malnutrisi yang sering di alami burung adalah kekurangan Vitami A yang berpotensi mengganggu kesehatan bulu dan akan menyebabkan kerontokan bulu pada burung.

4. Kutu Bulu atau Parasit lainnya

Kutu Bulu atau Parasit lainnya dapat menganggu kesehatan bulu burung.  Karena Kutu bulu dapat mengiritasi kulit burung dan menyebabkan rasa gatal yang membuat burung merontokkan bulunya.

5. Penyakit Kulit

Beberapa penyakit kulit, seperti infeksi jamur atau bakteri, dapat menyebabkan burung merontokkan bulu mereka sebagai respons terhadap iritasi atau ketidaknyamanan. Burung yang terkena penyakit juga bulu-bulunya akan mengalami kerontohan. Salah satu penyakit yang membuat bulu burung rontok adalah Polymavirus dan Psittacine Beak and Feather Diseases yang di sebabkan oleh infeksi parasite dan bakteri.

6. Pencabutab Bulu atau Plucking

Pencabutan bulu secara paksa oleh burung itu sendrii atau burung lain di sekitarnya dapat menjadi masalah serius yang perlu di tangani dengan segera.

Baca Juga : Beberapa Jenis Burung Peliharaan Termahal di Dunia

7. Paparan Lingkungan yang Tidak Sehat

Paparan terhadap lingkungan yang tidak sehat, seperti asap rokok, debu atau zat kimia berbahaya dapat menyebabkan masalah kesehatan pada burung termasuk rontoknya bulu.

Cara Mencegah Bulu Burung Peliharaan Rontok

1. Memastikan Nutrisi yang Seimbang

Pastiak burung peliharaan mendapatkan makanan yang kaya akan protein, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya.

2. Menjaga Kebersihan Kandang

Rutin membersihkan kandang burung dan mengganti alas kandang. Dapat membantu mencegah serangan parasit dan penyakit kulit.

3. Memberikan Lingkungan yang Minim Stress

Usahakan agar lingkungan sekitar burung peliharaan tenang dan tidak meninmbulkan stress. Hindari kebisingan berlebihan atau interaksi yang kasar.

4. Hindari Serangan Kutu Bulu atau Parasit

Rutin memeriksa burung untuk kutu bulu atau parasit lainnya dan gunakan perlindungan yang sesuai dengan semua yang kita perlukan

5. Berikan Stimulasi Mental dan Fisik

Berikan mainan dan aktiviras yang dapat merangsang pikrian dan tubuh binatang peliharaan, seperti bermian, memanjat atau mengunyah mainan.

7. Memastikan Burung Mendapat Cukup Cahaya Matahari alami

Memastikan Burung Mendapat Cukup Cahaya Matahari alami setiap hari, karena ini penting untuk kesehatan bulu atau tulang mereka. Mengetahui penyebab bulu burung peliharaan rontok adalah cara paling penting untuk mencegahnya. Dengan memberikan perawatan yang baik dan lingkungan yang sesuai, pemilik dapat membantu burung peliharaan tetap sehat dan bahagia.