Arsip Tag: habitat burung liar

Fakta Menarik Burung Raja Udang Yang Harus Di Ketahui

Fakta Menarik Burung Raja Udang Yang Harus Di Ketahui – Pernahkah kalian melihat burung kecil berwarna-warni dengan paruh besar panjang di wilayah hutan, perkebunan, pertanian, atau dekat danau. Burung ini ada banyak banget jenisnya, tapi semuanya punya satu ciri khas ukuran paruhnya agak kebesaran untuk tubuh mungilnya. Nama burung raja udang. Dalam bahasa inggris mereka lebih di kenal dengan nama kingfisher. Di Indonesia cekakak atau burung pekaka. Burung ini di kenal karena teknik berburunya yang dramatis dan kemampuannya terjun ke dalam air. Berikut di bawah ini ada beberapa fakta menarik burung raja udang yang harus di ketahui.

Menu Makanan Sangat Bervariasi

Gak cuma ikan, raja udang juga makan kodok, serangga, sampai reptil. Mereka bisa makan mangsa yang kelihatannya terlalu besar untuk di makan. Amazon kingfisher, misalnya, biarpun punya paruh dengan panjang 7 sentimeter, mereka bisa makan ikan dengan panjang 17 sentimeter tanpa kesusahan. Ada juga blue winged kookaburra yang di kenal sebagai pemburu ular. Layaknya raja udang pada umumnya. Mereka membanting ular ke batang potong atau batu untuk membunuhnya. Setelah itu, mereka akan menelan bagian kepala terlebih dahulu, sementara bagian tubuh lainnya terlihat menjulur keluar dari paruh selagi perut si burung mencerna ular sedikit demi sedikit.

Teknik Berburunya Dramatis

Gak cuma keindahannya, burung ini juga di kenal karena teknik berburunya. Ini biasanya bertengger diam di atas pohon untuk mengamati pergerakan mangsa di dalam air. Penglihatan tajamnya memungkinkan raja udang melihat ke dalam air dengan jelas. Begitu target terkunci, raja udang akan menukik dan terjun ke dalam air. Bentuk paruhnya yang seperti belati membuat burung ini bisa masuk ke dalam air tanpa menciptakan banyak percikan. Setelah itu, ia kembali ke tempat bertenggernya dan memukul-mukulkan mangsanya ke batang pohon atau batu sampai pingsan atau mati. Baru setelah itu raja udang menikmati mangsanya dengan menelanhya bulat-bulat.

Baca Juga: Beberapa Jenis Burung di Dunia yang Berstatus Punah

Proses Berkembang Biak Dan Cara Membuat Sarang

Burung ini merupakan burung yang hanya memiliki satu pasangan dan sangat menjaga wilayah hidupnya. Mereka akan mengusir burung lain yang berukuran lebih besar jika masuk ke wilayah mereka. Musim berkembang biak burung ini berbeda-beda di setiap daerah. Sarang burung ini di buat dengan cara menggali lubang di tebing sungai, batang pohon yang sudah lapuk, atau di sarang rayap pohon. Dalam satu musim kawin, burung betina menghasilkan dua hingga lima butir telur berwarna putih bersih. Burung jantan dan betina akan bergantian mengerami telur serta merawat anak-anaknya hingga bisa mencari makan sendiri.

Ada Di Seluruh Dunia

Gak cuma di Indonesia, burung ini juga tersebar luas di seluruh dunia, kecuali antartika. Mereka mendiami wilayah beriklim tropis dengan habitat berupa hutan kanopi tertutup sampai perairan seperti wilayah pesisir, rawa bakau, danau, dan sungai. Keluarga raja udang terdiri dari 91 spesies yang terbagi jadi 3 subkeluarga utama. Ada alcedininae yang meliputi raja udang perairan, halcyninae yang tinggal di hutan-hutan australia, dan cerylinae dari benua amerika. Indonesia sendiri jadi rumah bagi banyak spesies raja udang. Ada lebih dari tiga puluh spesies yang mendiam hutan-hutan Indonesia. Beberapa di antara yang paling umum di temukan adalah cekakak jawa, cekakak belukar, pekaka emas, dan lain-lain.